Berita Banjarmasin

Ini Tata Cara Pelaksanaan Sholat Idul Fitri atau Salat Id Bagi Imam dan Makmum Serta Hukumnya

Di hari spesial ini, umat Islam akan merayakannya dengan menggelar sholat Id berjemaah di masjid, musala atau lapangan.

Ini Tata Cara Pelaksanaan Sholat Idul Fitri atau Salat Id Bagi Imam dan Makmum Serta Hukumnya
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Lancarnya pelaksanaan salat tak hanya berkat andil pengamanan dari pihak kepolisian, tapi berkat kekompakan para petugas sukarelawan yang mengatur ketertiban barisan jamaah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebentar lagi umat Islam akan merayakan Idul Fitri 1439 Hijriyah yang diperkirakan pada 15 Juni 2018 nanti.

Di hari spesial ini, umat Islam akan merayakannya dengan menggelar salat Id berjemaah di masjid, musala atau lapangan.

Sholat ini hukumnya sunah dilakukan berdasarkan pendapat kebanyakan ulama.

Walau begitu, tetap saja harus dilakukan karena ini ibadah khusus setahun sekali sebagai penanda hari kemenangan usai sebulan berpuasa melawan hawa nafsu.

Bahkan, bagi mereka yang berhalangan seperti perempuan haid pun wajib hadir di tempat pelaksanaannya walau hanya duduk mendengarkan ceramah.

Baca: 21 Ucapan Selamat Idul Fitri 2018 Untuk Sahabat, Teman, Pacar di Lebaran Ini

Baca: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Ketika hari raya Idul Fitri atau Idul Adha tiba, seluruh umat Islam yang tidak ada uzur dianjurkan untuk keluar rumah, tak terkecuali perempuan haid.
Perempuan yang sedang menstruasi memang tak dilarang untuk salat tapi ia dianjurkan turut mengambil keberkahan momen tersebut dan merayakan kebaikan bersama kaum muslimin lainnya.

Hukum salat Id adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan).
Sejak disyariatkan pada tahun kedua hijriah, Rasulullah tidak meninggalkannya hingga beliau wafat, kemudian ritual serupa dilanjutkan para sahabat beliau.

Secara global syarat dan rukun salat Id tidak berbeda dari salat lima waktu, termasuk soal hal-hal yang membatalkan, tapi ada beberapa aktivitas teknis yang agak berbeda dari salat pada umumnya.
Aktivitas teknis tersebut berstatus sunnah.

Baca: Bukan Minal Aidin Wal Faizin, Ini 20 Ucapan Lebaran, Idul Fitri 2018 yang Benar

Baca: Jadwal Pengumuman Hari Raya Idul Fitri 2018, Pemantauan Hilal Digelar 97 Titik

Waktu salat Idul Fitri dimulai sejak matahari terbit hingga masuk waktu zuhur.
Berbeda dengan salat Idul Adha yang dianjurkan mengawalkan waktu demi memberi kesempatan yang luas kepada masyarakat yang hendak berkurban selepas rangkaian salat Id, shalat Idul Fitri disunnahkan memperlambatnya.
Hal demikian untuk memberi kesempatan mereka yang belum berzakat fitrah.

Shalat id dilaksanakan dua rakaat secara berjamaah dan terdapat khutbah setelahnya.
Namun, bila terlambat datang atau mengalami halangan lain, boleh dilakukan secara sendiri-sendiri (munfarid) di rumah daripada tidak sama sekali.

Halaman
123
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved