Ramadhan Zaman Now

Hadapi Malam Grand Final Festival Bedug Grup An Nassir Berlatih, Gunakan Jeriken Pengganti Bedug

Suara pukulan geriken terdengar nyaring di sebuah lokasi penggergajian kayu yang terdapat di Desa Melayu

Hadapi Malam Grand Final Festival Bedug Grup An Nassir Berlatih, Gunakan Jeriken Pengganti Bedug
BANJARMASINPOST.co.id/hari widodo
grup Bedug An Nassir dari Desa Melayu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Suara pukulan geriken terdengar nyaring di sebuah lokasi penggergajian kayu yang terdapat di Desa Melayu Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar.

Remaja di Desa setempat penuh semangat memukul geriken memunculkan harmonisasi mengiringi rekan mereka yang tengah bertakbir.

"Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar. Allahu Akbar Walillah Ilham,"ujar para remaja tersebut diringi pukulan geriken pengganti bedug.

Mereka adalah grup Bedug An Nassir dari Desa Melayu. Mereka ini, satu dari enam grup bedug yang lolos malam grand final Festival Bedug se Kabupaten Banjar 2018.

Baca: Resmi! Idul Fitri 2018 Jatuh pada Jumat 15 Juni 2018 Berdasarkan Muhammadiyah, Ini Penjelasannya

Baca: Niat Zakat Fitrah Beserta Hukum dan Batas Waktu Membayar Zakat Fitrah Idul Fitri 2018

Setiap malam, mereka berlatih keras untuk menghadapi malam grand final Festival bedug yang bakal dihelat Malam Takbiran di Alun-Alun RTH Ratu Zalecha, Kamis (14/6/2018).

Ketua Grup An Nassir, Halim mengatakan, menghadapi malam grand final mereka terus berlatih.

Setiap malam, selepas terawih mereka berlatih sejak pukul 21.00 hingga pukul 24.00 wita.

"Kami berlatih selama tiga jam lamanya untuk meningkatkan kekompakan. Terkadang, kita berdialog untuk menentukan improvisasi yang paling menarik saat penampilan di malam grand final," ujar Halim.(Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help