Lebaran 2018

Ini Tata Cara, Rukun dan Sunah Khutbah Shalat Idul Fitri atau Shalat Id yang Wajib Dilakukan Khatib

Di hari spesial ini, umat Islam bakal melaksanakan ibadah tahunan bernama salat Idul Fitri atau salat Id secara berjemaah.

Ini Tata Cara, Rukun dan Sunah Khutbah Shalat Idul Fitri atau Shalat Id yang Wajib Dilakukan Khatib
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Ilustrasi Salat Id di Banjarbaru 

Hukum khutbah dalam salat Id memang sunah.
Namun, ketika dikerjakan ia harus tetap memenuhi rukun khutbah.
Rukun khutbah pada salat Id tidak berbeda dari rukun khutbah pada salat Jumat, yakni memuji Allah, membaca selawat, berwasiat tentang takwa, membaca ayat Alqur'an pada salah satu khutbah, serta mendoakan kaum muslimin pada khutbah kedua.

Khatib disyaratkan berdiri (bila mampu) saat berkhutbah disunahkan menyela kedua khutbah dengan duduk sebentar.
Sebagaimana diungkapkan dalam hadits Nabi Muhammad dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah yang berkata:

السنة أن يخطب الإمام في العيدين خطبتين يفصل بينهما بجلوس

“Sunah seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk.” (HR Asy-Syafi’i)

Pada khutbah pertama khatib disunahkan memulainya dengan membaca takbir hingga sembilan kali, sedangkan pada khutbah kedua membukanya dengan takbir tujuh kali.

Saat khutbah berlangsung, jemaah diperintahkan untuk tenang, mendengarkannya secara seksama, agar memperoleh proses kesempurnaan salat Id. (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help