Obat Tradisional di Zaman Now

Jenitri Semakin Banyak Guratan Semakin Mujarab, Ini Tempat Membelinya

Salah satu obat atau media terapi berbahan nabati yang cukup dikenal adalah biji jenitri.

Jenitri Semakin Banyak Guratan Semakin Mujarab, Ini Tempat Membelinya
salmah
Obat atau media terapi berbahan nabati yang cukup dikenal yaitu biji jenitri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tuhan memberikan obat-obatan kepada manusia melalui unsur hewani dan nabati. Tinggal bagaimana kita mencarinya dan memanfaatkan dengan baik.

Salah satu obat atau media terapi berbahan nabati yang cukup dikenal adalah biji jenitri. Bagi sebagian orang mungkin tak tahu khasiatnya karena biasanya biji jenitri dijadikan aksesoris.

Sebagai bahan kerajinan, jenitri dikreasi sebagai aksesoris berupa kalung, gelang, topi dan tas untuk dijual ke pasar umum.

Baca: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Seperti halnya Apar pemilik Toko Souvenir Kalimantan di komplek pertokoan Cahaya Bumi Selamat, Martapura, Kalsel, yang menjual gelang dan tasbih berbahan jenitri.

Dijelaskannya, jenitri adalah biji dari tanaman yang bernama sama. Biji berdiameter 0,5 cm ini sangat keras, alot, dengan lekukan dan tonjolan membentuk alur guratan yang disebut mukhis.

Baca: Nenek Manih 78 Tahun Dikabarkan Hamil, Hasil USG Dinas Kesehatan Bogor Tunjukan Hal Aneh

"Sejak zaman dulu biji jenitri yang juga disebut rudraksha, digunakan sebagai bahan tasbih oleh umat Hindu di India," terangnya.

Rudraksha artinya mata dewa siwa yang berasal dari Rudra adalah dewa siwa dan Raksha artinya mata. Orang hindu meyakini bahwa Rudraksha adalah air mata dewa siwa yang jatuh ke bumi dan tumbuh menjadi pohon rudraksha.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Tran TV & Trans7 Piala Dunia 2018 Rusia dari Penyisihan - Final

Keunikannya adalah mukhis yang berbeda setiap biji menjadi ukuran kemanjuran. Rata-rata jenitri memiliki mukhis di bawah 8, sedangkan yang paling banyak dicari orang adalah mukhis 9-30 karena langka.

"Makin banyak mukhis makin mahal, karena konon energinya juga makin kuat baik untuk kesehatan ataupun hal yang sifatnya mistis seperti untuk keberuntungan, pencerahan spiritual dan lainnya," terang Apar.

Biji jenitri diyakini pula memiliki daya elektromagnetik, sehingga jika dikalungkan dapat mengontrol tekanan darah, mengurangi stres, serta mengatasi berbagai penyakit mental.

Biji ini juga dapat membantu penyembuhan penyakit medis seperti epilepsi, asma, hipertensi, radang sendi, dan penyakit hati/sirosis.

Caranya meminum air rendaman biji jenitri yang sebelumnya direndam selama 30-45 menit. Bisa pula rendaman didiamkan semalaman dan pagi harinya diminum ketika perut kosong.

Selain biji jenitri, adapula biji buah bambu yang sama-sama keras bijinya dan juga berkhasiat obat. Tentang biji bambu ini bisa Anda simak pada tulisan berikutnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help