Berita Banjarbaru

Miris, Kondisi Panti Sosial Budi Mulia Banjarbaru, Setiap Hujan Anak Telantar Harus Berjaga

Menempati lokasi di ujung dari travo listrik, Panti Sosial Anak Budi Mulia harus menanggung lemahnya arus listrik yang masuk.

Miris, Kondisi Panti Sosial Budi Mulia Banjarbaru, Setiap Hujan Anak Telantar Harus Berjaga
Halaman 1 Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Rabu (13/6/2018) 

Saat libur panjang anak-anak dipulangkan ke tempat keluarganya. Mereka akan kembali saat sekolah kembali dibuka.

Kegiatan MCK, keterampilan hingga ibadah semua dilakukan di dalam panti. Kecuali sekolah yang harus di luar panti. Oleh karena itu panti memiliki limbah yang besar yang harus dibuang melalui saluran pembuangan.

Sayangnya, hingga kini panti tak memiliki saluran untuk membuang limbah air termasuk drainase untuk dibuang ke tempat yang lebih rendah. Air yang mengalir dari bandara Syamsudin Noor masuk ke PSA karena lahannya lebih rendah sehingga air tertahan di panti.

Tampak jalur drainase ditutup hingga ke batas tanah PSA. Meskipun dibesarkan, namun air yang masuk ke PSA tak boleh dibuang ke luar dimana jalur air menuju ke perkampungan warga.

"Kalau kami buka drainase ini ke belakang, rumah warga di dataran bawah bakal banjir. Tapi kalau kami tutup, setiap hujan lama kami lah yang kebanjiran," beber Agus.

Baca: Ini Tata Cara, Rukun dan Sunah Khutbah Shalat Idul Fitri atau Shalat Id yang Wajib Dilakukan Khatib

Sudah beberapa kali pihaknya meminta agar warga mau memberi akses bagi panti untuk membuang limbah air melalui tanah warga. Namun permintaan panti tak disetujui.

"Kami sudah lapor pak RT, tapi pak RT mengatakan warga tidak mau," ujarnya.

Pihaknya sempat membeli gorong-gorong dan batu untuk membuat drainase sendiri yang bisa mengalirkan air ke sungai di belakang panti, tapi juga mendapatkan persetujuan warga.

"Kami juga sudah menyurati Pemko Banjarbaru agar bisa membantu menyelesaikan masalah ini, mungkin bisa dibantu menyelesaikan dengan warga. Kalau tidak, bisa membuatkan drainase sehingga kami tidak harus selalu kebanjiran jika hujan turun,” ujarnya.

Namun hingga kini tak ada bantuan yang diberikan Pemko Banjarbaru untuk panti. Padahal, Agus berujar, banyak anak terlantar dari Banjarbaru yang ditampung di PSA.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved