Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un

News Analysis — Prof Yang Seung Son : Momentum Baik bagi Indonesia

Bagi Indonesia ada banyak kesempatan yang baik untuk mendekatkan, memajukan hubungan kedua negara antara Korea Utara dan ASEAN.

News Analysis — Prof Yang Seung Son : Momentum Baik bagi Indonesia
Halaman 1 Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Rabu (13/6/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - WALAU Indonesia tidak terlibat langsung dalam pertemuan, tetap saja bisa memiliki andil dalam mewujudkan denuklirisasi Semenanjung Korea, yang tampaknya tidak akan langsung tercapai hanya lewat satu pertemuan puncak.

Bagi Indonesia ada banyak kesempatan yang baik untuk mendekatkan, memajukan hubungan kedua negara, dan hubungan antara Korea Utara dan ASEAN.

Pertemuan bersejarah di Pulau Sentosa, Singapura, belum tentu akan menghasilkan terobosan berarti dalam hal denuklirisasi Korea Utara walau jelas bisa menjadi awal dari normalisasi hubungan kedua negara.

Apakah dalam sekejap mata dalam kesempatan cuma satu kali KTT menyelesaikan semuanya? Masyarakat internasional harus sabar menunggu hubungan itu sedikit demi sedikit membaik antara Korea Utara dengan Amerika Serikat.

Baca: Pertemuan Musuh Lama Trump dan Kim Jong Un Diakhiri Penandatanganan Dokumen Misterius

Terkait kesejahteraan, sanksi ekonomi internasional yang dijatuhkan kepada Korut telah menghentikan roda perekonomian negara itu, sehingga membaiknya hubungan antara Korea Utara dan AS juga menjadi kabar istimewa bagi masyarakat Korea Utara.

Untuk Korea Utara sendiri, kalau hubungan kedua negara akan membaik, baik segi ekonomi nasional Korea Ttara maupun untuk masyarakat umum di Korea Utara pasti akan membaik.

Pertemuan Donald Trum dan Kim Jong Un di Singapura
Pertemuan Donald Trum dan Kim Jong Un di Singapura ((instagram krishnamurti_bd91)

Berdasarkan data Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), pendapatan per kapita masyarakat Korea Utara sebesar US$1.800 atau sekitar Rp 24,9 juta dalam setahun, setara dengan setengah dari pendapatan per kapita masyarakat Indonesia, sebesar US$3.634 atau Rp 50,4 juta.

Baca: Ulurkan Tangan, Donald Trump Ingin Tunjukkan Dominasi Atas Kim Jong Un

Sementara 'saudara' mereka di Korea Selatan memiliki pendapatan jauh lebih tinggi, sebesar Hubungan yang membaik antara Korea Utara dan AS akan membuat Indonesia mendapat kesempatan untuk meningkatkan kekuatan diplomatiknya dengan berperan dalam menciptakan perdamaian di Semenanjung Korea.

Apalagi Indonesia memiliki hubungan baik dengan ketiga negara: Amerika Serikat, Korea Utara, dan Korea Selatan. Bagi Indonesia ada banyak kesempatan yang baik untuk mendekatkan, memajukan hubungan kedua negara, dan hubungan antara Korea Utara dan ASEAN.

Jadi, tidak hanya di Semenanjung Korea tapi di regional Asia Timur. (bbc)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help