Berita Banjarmasin

Penderita Difabel Harapkan Ada Rumah Sehat di Kota Banjarmasin, Ini Tujuannya

Puluhan penderita difabel yang tergabung dalam Perkumpulan Tunanetra Indonesia Kalsel berkumpul di kantor Lazimu Kalsel.

Penderita Difabel Harapkan Ada Rumah Sehat di Kota Banjarmasin, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/hasby
Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Muhammadiyah Kalsel, H Hesly Juniarto menyerahkan kado Ramadhan kepada kaum difabel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID — Puluhan penderita difabel yang tergabung dalam Perkumpulan Tunanetra Indonesia Kalsel berkumpul di kantor Lazimu Kalsel, Rabu (13/6). Lazismu dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah Kalsel menyerahkan sejumlah bantuan.

Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Muhammadiyah Kalsel, H Hesly Juniarto bersyukur adanya Lazimu ini karena memberikan santunan kepada difabel yang merupakan binaan dari MPM Muhammadiyah Kalsel. Tentunya sangat berarti bagi tuna netra dan tuna daksa dan tuna wicara.

“Ini sudah tahun yang kedua kali melaksanakan bersama Lazismu Kalsel,” katanya.

Baca: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Pihaknya melakukan pembinaan dan pelatihan setiap bulan, mulai dari salat yang benar, tausiah, dan bagaimana bisa hidup sejahtera mandiri. Kebanyakan pekerjaan sebagai pemijat dan pihaknya mencetakkan brosur tuna netra di Banjarmasin.

Tentunya masih memerlukan rumah sehat, diperuntukan agar mereka bisa aktif memijat dan sambil melatih teman-temannya yang lain. Nantinya juga ada pekerjaan-pekerjaan lainnya seperti membuat kue.

Satu persen di dunia usaha hendaknya mau mempekerjakan difabel satu atau dua orang, sudah tertuang dalam Perda baik di instansi pemerintah maupun swasta. MPM Muhammadiyah Kalsel selalu melakukan pendampingan kepada kaum difabel yang dibina.

Baca: Hari lebaran 2018, Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1439 H, Kemungkinan Jatuh Hari Jumat 15 Juni 2018

Ketua Lazismu Wilayah Kalsel, H Umransyah Ali mengatakan, sebagai lembaga menerima zakat infaq dan sadaqah dari warga Muhammadiyah unat Islam kemudian membagikan kepada orang-orang yang berhak menerima. Persatuan Tuna Netra Indonesia Kalael sebanyak 45 orang, menerima sembako dan uang tunai Rp 150 ribu.

Sudah melaksanakan sunatan massal dan kepada anak-anak panti. Lazismu berkantor di Jalan S Parman Gang Purnama depan RS Islam Banjarmasin.

Wakil Ketua Perkumpulan Tuna Netra Indonesia, Hamsani bersyukur bisa merasakan dan bergembira di Idul Fitri. Adanya bingkisan tentunya berterimakasih kepada Lazismu Kalsel.

Baca: 21 Ucapan Selamat Idul Fitri 2018 Untuk Sahabat, Teman, Pacar di Lebaran Ini

“Pertuni Kalsel setiap bulan ada kegiatan arisan dan pengajian, mengusulkan bisa membantu dalam hal pendalaman ilmu agama dan pekerjaan, bersyukur difasilitasi oleh MPM Muhammadiyah Kalsel,” katanya

Dia mengharapkan, bantuan demikian berlanjut dan lebih dibari pancing, ada lapangan pekerjaan ini yang diperjuangkan. Sebanyak 99 persen masih menghuni rumah sewa, sehingga menjadi kendala saat membuka praktik pijat.

“Oleh sebab itulah mudah-mudahan ada donatur yang menyediakan rumah sehat atau rumah singgah,” harapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help