Idul Fitri 2018

PLN Sebar 1.500 Petugas untuk Piket Jaga Setrum demi Idul Fitri 2018

Momen lebaran 1439 Hijriah dijamin PLN wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan tengah tanpa ada pemadaman setrum.

PLN Sebar 1.500 Petugas untuk Piket Jaga Setrum demi Idul Fitri 2018
BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan
General Manager PLN Wilayah Kalselteng, Sudirman 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Momen lebaran 1439 Hijriah dijamin PLN wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan tengah tanpa ada pemadaman setrum.

General Manager PLN Wilayah Kalselteng, Sudirman, mengatakan sudah membentuk 1.500 petugas piket yang bertugas menjaga kehandalan setrum selama periode H-7 sampai H+7 Lebaran Idul Fitri.

Tim bekerja menyebar ke seluruh penjuru se-Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Menurut dia, tim akan sigap dan handal mengantisipasi agar tidak terjadi pemadaman listrik.

Apalagi, Sudirman mengklaim listrik Sistem Kalimantan— sebelumnya bernama Sistem Barito— dalam kondisi surplus 100 megawatt (MW) untuk pasokan setrum ke pelanggan di Kalsel dan Kalteng.

Baca: Niat Zakat Fitrah Beserta Hukum dan Batas Waktu Membayar Zakat Fitrah Idul Fitri 2018

“Insya Allah enggak ada pemadaman, daya mencukupi dan sudah menyiapkan 1.500 tim piket saat kondisi lebaran. SOP sudah disiapkan, sekarang kan interkoneksi dengan Kaltim, jadi daya sudah mencukupi, surplus di atas 100 MW," ucap Sudirman.

Khusus wilayah Kalselteng daya listrik mencapai 686 MW dengan beban puncak 594 MW. Di wilayah kerja Kalselteng, pasokan listrik dari PLTU Asam-asam unit 1 sampai 4, PLTMG Bangkanai, PLTU Pulang Pisau, dan IPP Adaro di Tanjung.

PLN Kalselteng menargetkan rasio elektrifikasi mencapai 97,6 persen pada akhir 2018, dari kondisi yang ada di angka 92,12 persen.

Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik tahun 2018-2027, PLN akan membangun pembangkit dengan total daya sebesar 896 MW di Kalsel. PLN juga membangun jaringan transmisi sepanjang 620 kilometer sircuit dan total daya GI sebesar 1.320 MVA.

Kalaupun ada pemadaman, ia menduga karena faktor nonteknis seperti pohon tumbang atau gangguan angin yang memicu tiang listrik ambruk.

Menurut Sudirman, daya mampu listrik Sistem Kalimantan mencapai 1.500 MW untuk menyuplai setrum ke pelanggan di Pulau Kalimantan.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help