Serambi Ummah

Ustad Abdul Somad Ternyata Penggemar Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari - Datuk Kelampayan

Dakwah dan jasa-jasanya dalam menyebarkan Islam di Kalimantan tak bisa dipandang sebelah mata.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Syech Muhammad Arsyad Al Banjari adalah seorang ulama besar dan kharismatik dari Kalimantan Selatan.

Dakwah dan jasa-jasanya dalam menyebarkan Islam di Kalimantan tak bisa dipandang sebelah mata.

Hingga kini, makamnya di Desa Kelampayan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan selalu dipenuhi jemaah dan peziarah dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca: 21 Ucapan Selamat Idul Fitri 2018 Untuk Sahabat, Teman, Pacar di Lebaran Ini

Beliau banyak menuliskan kitab tentang agama Islam, di antaranya yang tersohor adalah Kitab Sabilal Muhtadin.

Kitab ini disebut-sebut menjadi rujukan pengajaran ilmu fikih di luar negeri.

Bahkan, saking terkenalnya, menurut Ustad Abdul Somad dalam sebuah video ceramahnya, seorang Banjar pernah meneliti kitab ini untuk mendapatkan gelar kesarjanaannya.

Baca: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

“Kitabnya tebal sekali sehingga orang Melayu susah membacanya. Akhirnya, dibuatlah ringkasannya yang lebih tipis, namanya kitab Perukunan Melayu,” ujarnya.

Dari kitab ini pulalah, ibu Ustad Abdul Somad mempelajari cara salat, dan sebagainya.

Baca: Jelang Sidang Isbat Penentuan Lebaran Idul Fitri 2018/1439 H, Kemenag Rilis 97 Titik Rukyatul Hilal

Bahkan, kakeknya mengajarkannya pula ke murid-muridnya.

“Saya pecinta Syekh Muhammad Arsyad Albanjari. Raja Banjar pernah mengirim beliau belajar agama ke Mekkah. Di sana ditulisnyalah kitab, namanya Sabilal Muhtadin. Oleh orang Banjar, untuk menghormati beliau, lalu dibuatlah sebuah masjid besar, namanya Masjid Sabilal Muhtadin,” katanya lagi. (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help