Berita Banjarmasin

Sosialisasi Lalu Lintas, Jemaah Usulkan Pembayaran Pajak Kendaraan Seperti Beli Token Listrik

Bertempat di Mesjid Assa'adah Jalan Dharmawangsa Komplek Beruntung Jaya, Kota Banjarmasin mereka tidak hanya melaksanakan salat subuh

Sosialisasi Lalu Lintas, Jemaah Usulkan Pembayaran Pajak Kendaraan Seperti Beli Token Listrik
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Salat subuh di Mesjid Assa'adah Jalan Dharmawangsa Komplek Beruntung Jaya, Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sambil menyelam minum air, itulah ungkapan yang cocok menggambarkan kegiatan dilakukan Satlantas Polresta Banjarmasin.

Bertempat di Mesjid Assa'adah Jalan Dharmawangsa Komplek Beruntung Jaya, Kota Banjarmasin mereka tidak hanya melaksanakan salat subuh berjamaah dengan masyarakat setempat.

Melainkan jajaran Satlantas Polresta Banjarmasin juga memberikan sosialisasi tentang tata tertib dan pentingnya keselamatan dalam berkendara.

Baca: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

"Ya, seperti bapa dan ibu ketahui, akhir-akhir tadi telah terjadi beberapa kali kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa. Dan bahkan berdasarkan data dari kami, sudah enam korban yang meninggal karena kecelakaan," terang Aipda Budiono mewakili Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol Wibowo.

Lebih lanjut, Kasubnit Dikyasa Satlantas Polresta Banjarmasin tersebut juga mengatakan kecelakaan juga bisa menimpa siapa saja.

Baca: 21 Ucapan Selamat Idul Fitri 2018 Untuk Sahabat, Teman, Pacar di Lebaran Ini

Ia tidak mengenal tempat atau pun waktu, sehingga penting bagi pengendara untuk mematuhi peraturan dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

"Apalagi dari enam korban yang meninggal dunia tadi, yang membuat saya miris menimpa pejalan kaki yang hendak menunaikan salat subuh. Selain itu ada juga kecelakaan di Banua Anyar, yang mohon maaf setelah diperiksa ternyata ditemukan obat-obatan terlarang," terang Budiono.

Sedangkan Supervisor Area dan Safety ridding Honda Trio Motor, Randy Darmawan menambahkan ada lima faktor yang menyebabkan kecelakaan. Diantaranya manusia, kendaraan, lingkungan dan alam, jalanan, pentingnya kesadaran.

"Tidak kita pungkiri, terkadang saat di Jalan banyak hal yang bikin kita ngeselin. Misal ada yang ngebut dan ugal-ugalan, jalanan umum dibuat ajang balapan. Nah, inilah salah satu contoh kurangnya kesadaran dan bisa fatal penyebab kecelakaan," jelasnya.

Sehubung dengan itu pula, Randy mengajak kepada masyarakat agar selain mematuhi tata tertib lalu lintas, melainkan juga mengawasi putra-putrinya terutama di bawah umur, supaya tidak leluasa mengendarai sepeda motor.

Sementara yang tak kalah menarik di sela sosialisasi tersebut, yakni saat para jemaah memasuki sesi tanya jawab. Sedangkan seorang jemaah Mesjid Assa'adah, Zakaria menyarankan adanya penerapan pembayaran pajak kendaraan sama dengan token PLN.

"Ini tujuannya agar menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat membayar pajak sesuai waktunya. Karena seperti listrik, kalau tokennya habis, ya tentu listrik pun tidak bisa dinikmati," ujar Zakaria yang kemudian disambut tawa beberapa jemaah lainnya.

(BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help