Menguak Persiapan Pilkada Kapuas

Gugatan Paslon dan Keterlambatan Warnai Penantian Surat Suara

Apalagi pada pelaksanaan itu, Kabupaten Kapuas sempat molor dan tertinggal selangkah. Karena dalam proses pendaftaran

Gugatan Paslon dan Keterlambatan Warnai Penantian Surat Suara
jumadi
Ketua KPU Kabupaten Kapuas, Bardiansyah (kanan) saat mengecek puluhan koli yang berisikan surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin (Kalsel), Rabu (13/6) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Demi kelancaran pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kapuas, Kalteng, KPU Kapuas yang ditunjuk sebagai pelaksana pemilihan tersebut harus bertanggung jawab.

Apalagi pada pelaksanaan itu, Kabupaten Kapuas sempat molor dan tertinggal selangkah. Karena dalam proses pendaftaran sampai pencabutan nomor bakal calon sempat diulang. Sehingga kinerja KPU Kabupaten Kapuas sempat menjadi buah bibir. Belum lagi adanya gugatan dari kedua bakal calon, sehingga terjadi keterlambatan.

Baca: Keterlambatan Datang Surat Suara Sempat Membuat Dagdegan Ketua KPU

Pantauan di lapangan, pada saat terjadi gugatan dan proses beberapa kali sidang oleh Panwaslih Kabupaten Kapuas, yang berlangsung beberapa hari, ternyata kabupaten lain di Kalteng sudah melaksanakan kampanye, seperti kabupaten tetangga Pulangpisau yang juga melakukan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pulangpisau.

Baca: Minal Aidin Wal Faizin atau Taqabbalallahu Minna Wa Minkum untuk Ucapan Selamat Idul Fitri

Ditambah lagi adanya aksi demo yang dilakukan oleh salah satu Paslon, sehingga Kabupaten Kapuas sempat dikatakan tidak aman. Dampaknya ratusan personil dari Polda Kalteng diperintahkan menjaga keamanan.

Baik pada pelaksanaan proses pendaftaran, pencabutan nomor Paslon sampai dengan pelaksanaan pencoblosan tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Selain itu ratusan anggota Kodim 1011/KLK diperbantukan untuk menjaga keamanan Kabupaten Kapuas pada saat pelaksanaan Pemilukada maupun pendaftaran serta pengundian nomor Paslon.

Ketua KPU Kabupaten Kapuas, Bardiansyah pada saat diwawancarai saat itu mengakui adanya kesalahan pada proses pengundian nomor Paslon. (jd)

Penulis: Jumadi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help