Berita Hulu Sungai Selatan

Kultum Dandim Kandangan Soal Ramadan Ini Cukup Menggetarkan Hati

Dandim 1003/Kandangan Letkol Inf Suhardi Aji Sriwijayanto melaksanakan kultum subuh di Bulan Ramadan, Kamis (14/6/2018)

Kultum Dandim Kandangan Soal Ramadan Ini Cukup Menggetarkan Hati
Humas Kodim Kandangan
Dandim 1003/Kandangan, Letkol Inf Suhardi Aji Sriwijayanto, melaksanakan kultum subuh di akhir Ramadan di Masjid Istiqomah Kandangan, Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (14/6/2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Komandan Kodim (Dandim) 1003/Kandangan Letkol Inf Suhardi Aji Sriwijayanto kembali melaksanakan kultum subuh di Bulan Ramadan, Kamis (14/6/2018).

Pelaksanaan kultum subuh di akhir Ramadhan ini dilaksanakan di Masjid Istiqomah Kandangan, Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

"Waktu sepertinya begitu cepat berlalu. Kita kini telah berada di penghujung Ramadhan, yang artinya bulan suci ini akan kita tinggalkan untuk tahun ini," katanya.

Pada kultum subuh ini,  Dandim Kandangan mengingatkan kepada para jemaah  untuk selalu mengingat bulan Ramadan.

Baca: Niat Zakat Fitrah Beserta Hukum dan Batas Waktu Membayar Zakat Fitrah Idul Fitri 2018

Baca: Hari Lebaran 2018, Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1439 H, Kemungkinan Jatuh Hari Jumat 15 Juni 2018

Baca: Whatsapp Sediakan 50 Gambar Bergerak, GIF Ucapan Selamat Idul Fitri 2018, Ini Caranya

Baca: Hari Lebaran 2018, Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1439 H, Kemungkinan Jatuh Hari Jumat 15 Juni 2018

Baca: Jadwal Siaran Langsung Sidang Isbat Idul Fitri 2018, Klik Linknya di Sini

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Tran TV Pembukaan Piala Dunia 2018 Rusia Kamis (14/6) Malam Ini

Menurutnya, mengapa para sahabat dan orang-orang saleh bersedih ketika Ramadan hampir berakhir. Pertama, patutlah orang-orang beriman bersedih ketika menyadari Ramadhan akan pergi, sebab dengan perginya bulan suci itu, pergi pula berbagai keutamaannya.

"Bukankah Ramadan bulan yang paling berkah, pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup? Bukankah hanya di bulan suci ini setan dibelenggu? Maka kemudian ibadah terasa ringan dan kaum muslimin berada dalam puncak kebaikan," katanya.

Pada bulan Ramadan amal sunah diganjar pahala amal wajib, dan seluruh pahala kebajikan dilipatgandakan hingga tiada batasan.

Semua keutamaan itu takkan bisa ditemui lagi ketika Ramadhan pergi. Keutamaan itu hanya akan datang pada bulan Ramadan setahun lagi. Padahal tiada yang dapat memastikan apakah seseorang masih hidup dan sehat pada Ramadhan yang akan datang.

Maka pantaslah jika para sahabat dan orang-orang saleh bersedih, bahkan menangis mendapati Ramadan akan pergi.

"Kita mungkin tidak bisa bersedih dan menangis sehebat para sahabat, namun selayaknya kita pun takut sebab tak ada jaminan apakah amal kita selama ini diterima, begitu pula tak ada jaminan apakah kita dipertemukan dengan Ramadan tahun berikutnya," tambahnya. (Banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Budi Arif Rahman Hakim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help