Home »

Video

Kriminalitas Kotabaru

NEWSVIDEO - Polisi Ringkus Jaringan Pengedar Carnophen di Semayap Kotabaru

Tiga pelaku pengedar obat keras Carnophen atau Zenith kembali diamankan jajaran satuan reserse dan narkoba

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Tiga pelaku pengedar obat keras Carnophen atau Zenith kembali diamankan jajaran satuan reserse dan narkoba Polres Kotabaru, Kamis (14/6/2018) dinihari.

Ketiga pelaku dijerat Undang-Undang Kesehatan, hanya tertunduk sesekali menengadah ke depan anggota yang menginterogasinya di ruang penyidik.

Selain meringkus ke tiga pelaku di hari yang bersamaan, dari masing-masing pengedar juga ditemukan barang bukti zenith dengan total 1.300 butir.

Diperoleh informasi di ruang penyidik, 1.300 butir zenith baru datang dari Banjarmasin, oleh para pelaku akan diedarkan di malam lebaran. Untungnya lebih dulu terendus petugas membekuknya, sehingga zenith belum sempat beredar.

Baca: Link Live Streaming Sidang Itsbat & Pengumuman Hari Raya Idul Fitri 2018 di TV One, Kompas TV

Salah seorang pelaku mengakui, sebelum diringkus sempat dua kali mengedarkan ribuan butir zenith yang sudah dikupas kulitnya.

"Kiriman dari Banjarmasin," ujar salah seorang pelaku dengan suara terbata.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK MH melalui Kasat Res Narkoba AKP Margono membenarkan anggotanya menangkap tiga pelaku pengedar zenith yang masih satu jaringam dalam bisnis tersebut.

Baca: Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri dalam Bahasa Arab, Latin Beserta Artinya

Baca: Niat Zakat Fitrah Beserta Hukum dan Batas Waktu Membayar Zakat Fitrah Idul Fitri 2018

Mereka antara laim Rusdiyanor (23), jalan Perumnas Rampabaru, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara.

Joko Suyanto (27), warga jalan Silver, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru. Kemudian Deny Aprianoor (25), warga Gang Ar Raudah, RT 20, RW 01, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara.

"Ketiga tersangka ini satu jaringan. Zenith mereka dapat dari Banjarmasin," kata Margono.

Selain barang bukti 1.300 butir zenith, dari pelaku juga diamamkan alat bukti berupa uang dan beberapa bukti pendukung lainnya.

Ketiga pelaku sekarang dalam proses penyidikan guna proses hukum lebih lanjut, karena tertangkap tangan mengedarkan obat yang sudah dicabut izin edarnya.(banjarmasinpost.co.id /Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help