Serambi Ummah

Bolehkan Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis dan Puasa Sunah Lainnya? Simak Penjelasannya

Bulan Syawal memiliki keistimewaan tersendiri. Selain ada hari raya Idul Fitri tiap 1 Syawal, di bulan

Bolehkan Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis dan Puasa Sunah Lainnya? Simak Penjelasannya
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Bulan Syawal memiliki keistimewaan tersendiri.

Selain ada hari raya Idul Fitri tiap 1 Syawal, di bulan Syawal ini juga ada ibadah khusus yaitu puasa Syawal atau biasa disebut Puasa Enam.

Jumlah puasanya enam hari, bisa dikerjakan secara berturut-turut enam hari atau berselang-seling atau tak berturut-turut namun ketika bulan Syawal berakhir harus genap enam hari.

Lalu bagaimana jika kita sudah terbiasa melakukan puasa sunah lainnya seperti Senin dan Kamis?

Apakah ketika mengerjakan puasa Syawal bisa digabung dengan puasa sunah lainnya?

Begini penjelasan Ustad Khalid Basalamah dan Ustad Adi Hidayat.

Menurut Ustad Khalid Basalamah, keutamaan puasa adalah dapat menjauhkan pelakunya dari api neraka sejarak 70 tahun untuk sekali puasa.

Belum lagi jika kita berpuasa Syawal, maka akan mendapatkan pahala sama dengan berpuasa setahun penuh.

“Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi Muhammad bersabda siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal maka dia akan mendapatkan pahala sama dengan berpuasa setahun penuh nonstop,” ujarnya.

Terkait penggabungan puasa Syawal dengan puasa sunah lainnya, dia mengatakan boleh asalkan sesama puasa sunah.

Halaman
12
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help