Berita Tanahlaut

Lesehan Serindai Dipenuhi Pengunjung Arus Balik, Begini Suasannya

Lokasi lesehan Serindai memang menjadi alternatif persingahan sangat strategis bagi para pemudik seusai bertolak dari kampung halaman.

Lesehan Serindai Dipenuhi Pengunjung Arus Balik, Begini Suasannya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
ua anak bermain jungkat jungkit di wahana Taman Lalulintas Lesehan Serindai, Desa Sungaicuka, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (16/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Lesehan Serindai di depan jembatan timbang non aktif yang letaknya di Desa Sungaicuka, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, dipenuhi pengunjung, Sabtu (16/7/2018).

Sebagian dari pengunjung itu adalah para pemudik yang berasal dari Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanahbumbu yang ingin balik ke perantauan di Banjarmasin.

Itu karena sebagian mereka yang bekerja di sektor swasta sudah mulai aktif bekerja awal pekan ini. Alasan memilih balik pasca lebaran plus 2 H itu agar punya waktu menyiapkan fisik setelah libur panjang jelang lebaran.

"Saya pulang dari mudik di Batulicin agar punya waktu persiapan halal bihalal di kantor saya. Libur panjang sebelum lebaran tadi menuntaska rasa kangen dengan sanak famili dan sahabat," ujar Madan.

Baca: Tepergok, Irwan Mussry Datangi Keluarga Maia Estianty di Hari Lebaran, Idul Fitri 2018, Ini Videonya

Lokasi lesehan Serindai memang menjadi alternatif persingahan sangat strategis bagi para pemudik seusai bertolak dari kampung halaman.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, lesehan itu dilengkapi toilet dan musala dan gazebo. Lokasi itu masuk batas daerah antara Kabupaten Tanahlaut dan Kabupaten Tanahbumbu.

Jalan Nasional di wilayah Kabupaten Tanahlaut yang harus ditempuh pemudik saat arus balik mencapai ratusan kilometer atau 171 kilometer menuju Kota Banjarmasin.

Baca: Cuplikan Gol Indah Paul Pogba ke Gawang Australia, Hasil Akhir Prancis Menang, Skor Akhir 2-1

Beruntung, pengelola lesehan itu menyiapkan berbagai menu masakan ikan bakar serta minuman es kelapa muda menemani pemudik melepas penat dalam perjalanan yang melelahkan.

"Khusus hari ini, menu ikan bakar belum tersedia. Cuma yang ada bakso dan mie ayam," kata seorang pramusaji di lesehan tersebut.

Bagi pemudik yang membawa anak meteka juga mendapatkan hiburan di wahana lalulintas. Sewa alat bermain di wahana itu hanya Rp 10 ribu. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help