Puasa Syawal Dulu atau Qadha Ramadhan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad dan Lafaz Niatnya

Ramadhan telah usai dan kini memasuki bulan syawal. Bagi umat muslim ada yang melanjutkan ibadah puasa enam hari di bulan syawal.

Puasa Syawal Dulu atau Qadha Ramadhan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad dan Lafaz Niatnya
tribunnews.com
Ustaz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ramadhan telah usai dan kini memasuki bulan syawal.

Bagi umat muslim ada yang melanjutkan ibadah puasa enam hari di bulan syawal.

Namun ada pula yang menyisakan utang puasa dan berniat membayarnya di bulan Syawal.

Terutama untuk para wanita, yang mengalami menstruasi ketika Ramadhan.

Lalu, harus membayar utang puasa atau berpuasa syawal ?

Dilansir dari tayangan ceramah ustaz Abdul Somad, salah satu jamaah bertanya perihal mana yang harus didahulukan, puasa ganti atau puasa syawal.

Ustaz Abdul Somad memberikan contoh ketika ada seorang ibu yang memiliki utang puasa sebanyak tujuh hari di bulan Ramadhan.

"Ibu-ibu yang kemarin punya hutang tujuh hari, nanti selesai ramadhan masuk bulan syawal qada dulu tujuh hari, setelah qada tujuh hari baru puasa enam (syawal)," ujar Ustaz Abdul Somad.

Ia lalu mengatakan bahwa puasa tersebut akan dianggap lebih afdol yakni ketika seseorang yang membayar hutan puasa itu membayarnya terlebih dahulu baru melaksanakan puasa syawal.

"Yang paling afdol itu (puasa) tujuh tambah enam hari," ucap Ustaz tersebut.

Halaman
12
Penulis: Restudia
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved