Misteri Batu Menangis Bincau

Kisah Batu Menangis Bincau, Mirip Manusia Duduk Bersandar di Pohon, Sayang Begini Kondisinya Kini

Cerita rakyat yang berkembang mengenai gundukan batu menyerupai makam di RT 11 Desa Bincau Kecamatan Martapura Kota

Kisah Batu Menangis Bincau, Mirip Manusia Duduk Bersandar di Pohon, Sayang Begini Kondisinya Kini
BANJARMASINPOST.co.id/hari widodo
Batu Menangis atau Keramat Batu yang dianggap punya kekuatan gaib yang hingga kini masih misteri. Sayang, batu menangis ini dirusak oleh oknum pengunjung yang ingin mendapatkan benda pusaka di dalamnya. 

BANJARMASINPOST. CO.ID, MARTAPURA - Cerita rakyat yang berkembang mengenai gundukan batu menyerupai makam di RT 11 Desa Bincau Kecamatan Martapura Kota tidak lepas dari bentuk batu yang menyerupai seseorang yang tengah duduk selonjor bersandar di sebuah pohon.

Warga setempat, Zukhairiah menjelaskan, dulunya batu ini memang sangat mirip dengan sosok seseorang yang tengah duduk selonjor bersandar pada sebatang pohon.

Namun, sayangnya ada tangan jahil yang merusak batu itu untuk mendapatkan benda pusaka yang ada pada batu tersebut.

"Dulu mirip sekali kayak orang bersandar ada bagian mirip kepala manusia. Tapi, itu sudah dicuri orang-orang yang menginginkan sesuatu dari makam tersebut. Informasinya, orangnya itu sakit," katanya.

Baca: Kisah Batu Menangis Bincau, Orang-orang Zaman Dulu Menyebutnya Keramat Batu

Baca: Profil Sabrina Chairunnisa yang Dikabarkan Dekat Deddy Corbuzier, Foto Mesranya Tersebar

Baca: Cuplikan Gol Kosta Rika vs Serbia Piala Dunia Grup E - Aleksandar Kolarov Cetak Gol Kemenangan


Junaidi yang juga tokoh masyarakat setempat membenarkan, gundukan mirip batu itu dulunya sangat mirip dengan orang yang duduk bersandar.

Tetapi, ada yang merusaknya untuk mendapatkan benda pusaka dari batu menangis ataylu keramat batu yang mirip makam tersebut.

"Orangnya yang merusak batu menangis informasinya meninggal gara-gara perbuatannya itu,"katanya. (BANJARMASINPOST.co.id/hari widodo)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help