Kuliner Khas Cina Ini Pembuatnya Harus Berhati-hati Agar Penyantapnya Panjang Umur

resep tradisional Cina di negeri ini terkenal karena kekayaan dan berkahnya yang baik ketika disiapkan dan dimakan dengan

Kuliner Khas Cina Ini Pembuatnya Harus Berhati-hati Agar Penyantapnya Panjang Umur
Erabaru Malaysia
Pembuatan mi Cina.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Mi umur panjang adalah makanan tradisional oriental kuno yang disediakan untuk Tahun Baru Imlek dan ulang tahun.

Mi ini berasal dari kota kuno Huanglongxi, di Sichuan, pada masa Dinasti Han.

Dilansir dari Erabaru Malaysia, resep tradisional Cina di negeri ini terkenal karena kekayaan dan berkahnya yang baik ketika disiapkan dan dimakan dengan benar bersama orang tercinta.

Menurut kebiasaan kuno, diyakini bahwa hidangan ini adalah simbol keberuntungan, hidup panjang dan bahagia bagi mereka yang memakannya.

Baca: Kisah Batu Menangis Bincau, Dipercaya Penjelmaan Prajurit Kerajaan Kutai yang Mencungkil Matanya

Baca: Profil Sabrina Chairunnisa yang Dikabarkan Dekat Deddy Corbuzier, Foto Mesranya Tersebar

Baca: Cuplikan Gol Kosta Rika vs Serbia Piala Dunia Grup E - Aleksandar Kolarov Cetak Gol Kemenangan

Negara-negara Asia memproduksi berbagai mi dengan bermacam cara, yakni dari segi lebar, panjang, warna dan bentuk.

Minya terbuat dari berbagai jenis tepung.

Pembuatan mi khas Cina.
Pembuatan mi khas Cina. (Erabaru Malaysia)

Mi dibuat dengan gandum dan telur diakui dengan warna kuning yang cerah dan tekstur yang kenyal.

Mi ini buatan tangan dalam berbentuk tunggal dan panjang.

Sungguh luar biasa melihat pembuat kuliner ini melambai-lambaikan lembaran mi panjang ini untuk memasak dalam panci yang ditempatkan agak jauh dari tempat pembuatan mi. Bagus sekali!

Namun, pantangan bagi komunitas Cina terkait pembuatan mi panjang ini adalah tidak diizinkan untuk memotong lembaran mi panjang ini selama proses pembuatannya.

Ini karena mereka percaya bahwa memotongnya akan membawa kehidupan yang pendek atau hidupnya tak bakal lama.

Oleh karena itu, siapa pun yang ingin menghasilkan mi ini harus selalu berhati-hati agar tidak terpotong di tengah pembuatan.

Ya, kita dengan mudah mengetahui salah satu budaya dan sejarah Tiongkok, kan? Makanan seharusnya kaya akan cerita di baliknya. (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help