Wajib Tahu! Bahaya Mengonsumsi Masakan Bersantan yang Dihangatkan Berulang Kali

Menu masakan lebaran antara lain opor ayam dan rendang biasanya dimasak dalam jumlah besar agar bisa dihidangkan untuk

Wajib Tahu! Bahaya Mengonsumsi Masakan Bersantan yang Dihangatkan Berulang Kali
BANJARMASINPOST.co.id/hasby
Menurut Ahli Gizi, Wahyu Hardi Prasetiyo 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menu masakan lebaran antara lain opor ayam dan rendang biasanya dimasak dalam jumlah besar agar bisa dihidangkan untuk beberapa hari, mengingat jumlah tamu yang cukup banyak.

Ketika akan dikonsumsi, makanan-makanan tersebut tinggal dihangatkan. Namun, menghangatkan makanan yang sering dianggap wajar ini sebetulnya bisa membahayakan kesehatan tubuh tanpa disadari.

Wahyu Hardi Prasetiyo SSTG MPH RD, ahli gizi-diit/dietesien, menjelaskan, jika proses menghangatkan dilakukan terlalu sering, berakibat kadar natrium- garam dalam makanan bersantan bisa meningkat.

"Ini tentunya membahayakan orang-orang yang memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi dan penderita hiperkolesterolimia (kadar kolesterol tinggi bagi tubuh)," jelasnya.

Baca: Kisah Batu Menangis Bincau, Hiii Warga Pernah Lihat Sosok Makhluk Gaib Ini

Baca: Profil Sabrina Chairunnisa yang Dikabarkan Dekat Deddy Corbuzier, Foto Mesranya Tersebar

Baca: Cuplikan Gol Kosta Rika vs Serbia Piala Dunia Grup E - Aleksandar Kolarov Cetak Gol Kemenangan

Perubahan yang terjadi tersebut tidak hanya natrium-garam, kandungan lemak jenuh di dalam santan juga bisa semakin meningkat, sehingga risiko terkena penyakit kolesterol tinggi akan menjadi besar.

"Menghidangkan masakan bersantan macam opor ayam atau rendang, secukupnya saja untuk kebutuhan satu hari. Memang upaya ini tidak praktis tapi demi menjaga kesehatan," saran Wahyu.

Sebagai trik aman untuk mengimbangi makanan berlemak yaitu dengan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan segar (3-5 porsi ) yang mengandung banyak serat tinggi.

"Konsumsi serat setelah makan makanan berlemak dapat membantu mengikat lemak agar tidak mudah diserap semuanya oleh tubuh," pesan Wahyu.

Upaya tersebut mengingatkan kita untuk selalu menerapkan pola makan gizi seimbang secara kontinyu baik sebelum lebaran, saat lebaran dan sesudah lebaran, seterusnya dari hari ke hari,dengan aman.

Olah secara higienes agar makanan yang masuk ke tubuh tidak menimbulkan masalah atau keluhan.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help