Techno

CEO Perusahaan Startup Malaysia Tewas Setelah Ponsel yang Dichargernya Meledak

Ia dinyatakan meninggal dunia akibat ledakan ponsel saat pengisian daya ( charging).

CEO Perusahaan Startup Malaysia Tewas Setelah Ponsel yang Dichargernya Meledak
via kompas.com
Ilustrasi ponsel meledak 

Saat kejadian, petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 12.30 siang waktu setempat, dan segera mengirim dua unit mobil serta 14 petugas.

Pukul 12.46, petugas kebakaran tiba di lokasi dan api berhasil dijinakkan pukul 12.53.

Saat ditemukan, Nazrin sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa tubuh korban mengalami luka bakar 30 persen.

Menurut penuturan manajemen Cradle, Nazrin telah 15 tahun berdedikasi untuk startup itu.

"Visi dan cintanya terhadap inovasi akan selalu menjadi inti dari segala yang kita lakukan. Nazrin mencintai pekerjaannya, namun cinta terbesarnya adalah untuk anak dan istrinya," papar pihak Cradle.

Cradle merupakan startup di bawah Kementerian Keuangan Malaysia yang mendanai 700 wirausahawan dan startup di Negeri Jiran.

Perusahaan tersebut turut berjasa memberikan pendanaan awal startup ride-hailing MyTeksi yang kemudian dikenal sebagai Grab.

Nazrin sukses mengawali langkah Cradle, yang pada tahun 2003 masih bernama Cradle Investment Programme (CIP).

Sempat berpindah ke beberapa perusahaan, lulusan Universitas Buckingham, Inggris ini kembali lagi ke Cradle pada Oktober 2007. (*)

Dikutip dari Kompas.com dengan judul : Ponsel Meledak Tewaskan CEO "Startup" Malaysia
https://tekno.kompas.com/read/2018/06/19/07130077/ponsel-meledak-tewaskan-ceo-startup-malaysia.

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved