Berita HST

Identitas Mayat di Bawah Jembatan As Shulaha Terungkap, Ternyata Warga Guha

Identitas mayat pria yang ditemukan warga Kampung Kadi di bawah jembatan As shulaha, HSt akhirnya diketahui.

Identitas Mayat di Bawah Jembatan As Shulaha Terungkap, Ternyata Warga Guha
ist
Anggota TRC 333 Barabai menunggu proses pemulasaran jenazah almarhum yang ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan As shulaha Barabai, Selasa (19/6/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Identitas mayat pria yang ditemukan warga Kampung Kadi di bawah jembatan As shulaha, Barabai, Hulu Sungai Tengah, Selasa (19/6/2018) pukul 17.30 wita sore tadi yang menggegerkan warga mulai terkuak. Dia adalah Bahtiar (60) warga Desa. Guha Ryt 06 Rw 0R Kecamatan Labuanamas Selatan, Hulu Sungai Tengah.

Informasi yang diperolehBanjarmasinpost.co.id, sudah ada pihak keluarga yang datang ke rumah sakit, setelah mengetahui keberadaan pria malang tersebut melalui media sosial. "Jenazahnya saat ini masih dimandikan dan dikafani, selanjutnya dibawa ke Desa Guha,"kata anggota Group E-Balakar Murakata 01, Ahim.

Sementara itu, terkait penyebab kematian almarhum, diduga karena sakit. Almarhum merupakan pengemis yang sering mangkal di jembatan shulaha.

Baca: Cuplikan Gol Kolombia vs Jepang Grup H Piala Dunia : Skor Akhir 1-2, Yuya Osako Cetak Gol Kemenangan

"Di bawah jembatan itu memang tempat tidur almarhum,"ungkap seorang warga, Supiani. Sejumlah netizen di media sosial pun menyampaikan belasungkawa mereka dan mendoakan almarhum mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT.

"Mudahan sidin diapangkan kuburnya dan diterima di syurganya Allah, amiin,"tullis pemilik aku facebook, Yarul Madani yang diaminkan netizen lainnya.

Sementara itu, terkait penyebab kematian almrahum, Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Hulu Sungai Tengah, Iptu Shandy dikonfirmasibanjarmasinpost.co.id, menyatakan tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans TV Polandia vs Senegal Grup H Piala Dunia 2018, Lewandowski Main

"Informasi warga sekitar memang sakit. Almarhum sering tidur di bawah jembatan kalau siang hari,"kata Shandy. Mengenai berapa jam waktu meninggalnya sejak ditemukan, Shandy menyatakan masih menunggu surat hasil visum dari Rs Damanhuri Barabai.

"Yang jelas tidak ada tanda kekerasan baik akibat benda tajam atau benda tumpul di tubuh jenazah," katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved