Berita Kabupaten Banjar

Haul ke 212 Datu Kelampayan, Ini Benda-benda Bersejarah Peninggalan Datu di Museum Albanjari

Datu Kelampayan adalah seorang ulama besar dari Kalimantan Selatan yang hidup di masa Kerajaan Banjar

Haul ke 212 Datu Kelampayan, Ini Benda-benda Bersejarah Peninggalan Datu di Museum Albanjari
banjarmasinpost.co.id/yayu fathilah
Peziarah di Makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hari ini, Rabu (20/6/2018) adalah haul ke 212 Datu Kelampayan atau Syekh Muhammad Arsyad Albanjari.

Tiap kali haul beliau, makamnya sering dipadati peziarah dari berbagai daerah.

Datu Kelampayan adalah seorang ulama besar dari Kalimantan Selatan yang hidup di masa Kerajaan Banjar ratusan tahun silam.

Baca: Prediksi Uruguay vs Arab Saudi Grup A Piala Dunia 2018 Live Trans TV Malam Ini

Selain ada kuburan beliau di area makamnya di Desa Pelampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, juga ada museum kecil di salah satu sudutnya.

Museum atau pengelolanya disebut Perpustakaan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini menyimpan berbagai benda bersejarah peninggalan sang ulama kharismatik ini.

Baca: Prediksi & Siaran Langsung Portugal vs Maroko Grup B Piala Dunia 2018 Live Trans TV Malam Ini

Di antaranya adalah jubah, tongkat, peci, surban, peralatan menginang dan beberapa kitab karya beliau.

Banjarmasinpost.co.id pernah mengunjungi museum ini pada 2016 silam.

Saat itu, jubah, peci dan surbannya tampak rapuh dan sangat tua.

Maklum saja, karena usianya sudah ratusan tahun, namun benda-benda ini masih disimpan dan dilestarikan oleh para keturunan beliau yang mengelola museum tersebut.

Sementara kitab-kitab yang ada di situ adalah kitab karya beliau bertulisan aksara suryani.

Halaman
12
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved