Pilkada Tabalong

Gakkumdu Tabalong Hentikan Proses Dugaan Pelanggaran Pilkada Terkait Pelantikan Pejabat Pemkab

Proses penanganan dugaan pelanggaran pilkada terkait pelantikan pejabat Pemkab Tabalong ternyata tak bisa dilanjutkan.

Gakkumdu Tabalong Hentikan Proses Dugaan Pelanggaran Pilkada Terkait Pelantikan Pejabat Pemkab
M Fahmi Failasopa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Proses penanganan dugaan pelanggaran pilkada, terkait pelantikan pejabat Pemkab Tabalong ternyata tak bisa dilanjutkan.

Penanganan dugaan pelanggaran ini awalnya menjadi temuan Panwaslu Tabalong yang kemudian berlanjut pada proses klarfikasi.

Dalam tahapan klarifkasi, panwas telah meminta keterangan dari Plt Bupati Tabalong, Sekda Tabalong, Kepaka BKPP Tabalong, Kabid di BKPP Tabalong dan saksi-saksi.

Hasil klarifikasi juga telah ditindaklanjuti panwas dengan membuat kesimpulan dan kemudian berlanjut pada tahapan pembahasan di Centra Gakkumdu untuk menentukan proses selanjutnya.

Dari proses pembahasan di Gakkumdu inilah akhirnya ditentukan proses penanganan tidak bisa diteruskan ke proses penyidikan.

Komisioner Panwaslu Tabalong, M Fahmi Failasopa, dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (20/6/2018), membenarkan, proses tidak berlanjut ke penyidikan.

"Untuk proses penanganan pelanggaran pemilu yang sedang ditangani terkait pelntikan pejabat tidak dapat diteruskan kepenyelidikan," katanya kepada banjarmasinpost.co.id.

Menurutnya, keputusan ini didasari dari hasil pembahasan Gakkumdu yang terdiri dari unsur panwaslu, kepolisian dan kejaksaan pada Senin (11/6/2018) berbeda pandangan dalam menentukan kesimpulan.

Dimana disimpulkan pelantikan tersebut hanya kesalahan adminstrasi saja dan SK nya juga sdh dibatalkan oleh Plt Bupati Tabalong H Zony Alfianoor, mengacu pada UU 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan. Sehingga tidak bisa lanjut ke tahap penyidikan.

"Dalam penentuan kesimpulan di gakkumdu harus menjunjung asas mufakat. Maka jika satu sja berbeda pandangan dan tidak ada kata mufakat oleh tiga unsur ini maka tdk bisa ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya yaitu penyidikan dan penuntutan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help