Persiapan Kejurnas 2018 di Lombok, 34 Atlet Dancesport Kalsel Ikuti Pelatihan Dansa Latin

Sebanyak 34 atlet dancesport Kalimantan Selatan (Kalsel) menimba ilmu dansa latin, dalam program latihan bertajuk Pelatihan Dansa Latin,

Persiapan Kejurnas 2018 di Lombok, 34 Atlet Dancesport Kalsel Ikuti Pelatihan Dansa Latin
Mariana
34 atlet dancesport Kalsel mengikuti pelatihan dansa latin, bersama pelatih asal Samarinda, Ridwansyah, di Sanggar Monica, Banjarmasin, Rabu (20/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 34 atlet dancesport Kalimantan Selatan (Kalsel) menimba ilmu dansa latin, dalam program latihan bertajuk Pelatihan Dansa Latin, yang berlangsung di Sanggar Monica Belitung, Banjarmasin, Rabu (20/6/2018).

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kalsel sejak Senin (18/6/2018) lalu.

Selama tiga hari tersebut, atlet mendapatkan ilmu tambahan dari pelatih asal Samarinda, Ridwansyah mengenai dansa latin yang saat ini menjadi nomor andalan bagi Kalsel di berbagai kejuaraan.

"Pelatihan ini bertujuan untuk penggembelengan masalah teknik-teknik dansa yang benar, terutama peningkatan teknik untuk semua nomor dansa latin," jelas Ketua Umum IODI Kalsel, Muslih kepada Banjarmasinpost.co.id.

Ditambahkannya, pelatihan ini sebagai persiapan menghadapi beberapa Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di 2018.

34 atlet dancesport Kalsel mengikuti pelatihan dansa latin, bersama pelatih asal Samarinda, Ridwansyah, di Sanggar Monica, Banjarmasin, Rabu (20/6/2018).
34 atlet dancesport Kalsel mengikuti pelatihan dansa latin, bersama pelatih asal Samarinda, Ridwansyah, di Sanggar Monica, Banjarmasin, Rabu (20/6/2018). (Mariana)

Yakni kompetisi dancesport Indonesia Open di Lombok, yang digelar pada 29 Juni 2018 nanti, bakal diikuti enam pedancesport Kalsel.

Selanjutnya pada 9 September 2018, atlet dancesport Kalsel turut ambil bagian pada Kejurnas Dancesport di Medan.

"Kejuaraan di Medan ini bersifat wajib buat entry by name atlet Kalsel di PON 2020 Papua. Mudah-mudahan tahun depan dapat berjalan lancar di Prapon dan meloloskan sebanyak-banyak atlet dancesport di PON 2020," tuturnya.

Mengenai alasan IODI Kalsel memilih Ridwansyah sebagai guru tamu di pelatihan ini, Muslih mengatakan, Ridwansyah memiliki kualifikasi yang bagus sebagai pelatih, dan dapat menularkan ilmu dan energi positif kepada atlet Kalsel meskipun dalam waktu yang singkat.

"Ridwan tidak hanya berprestasi untuk dirinya sendiri, tapi juga mampu membuat anak didiknya juara di berbagai kejurnas," imbuh Muslih.

Ia pun optimistis, atlet dancesport Kalsel dapat mencatatkan sejarah mampu meraih medali di ajang PON 2020 di Papua mendatang. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help