Ekonomi dan Bisnis

Pengusaha Ekspor Kalsel Diuntungkan Naiknya Nilai Tukar Dolar AS

Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat tak selamanya merugikan, bagi sebagian pihak pelemahan Rupiah bisa menjadi

Pengusaha Ekspor Kalsel Diuntungkan Naiknya Nilai Tukar Dolar AS
Malaymailonline
(Ilustrasi) Kurs rupiah terhadap dolar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat tak selamanya merugikan, bagi sebagian pihak pelemahan Rupiah bisa menjadi nilai positif.

Khususnya bagi pengusaha yang jalankan bisnis di sektor ekspor dengan pembayaran menggunakan Dollar Amerika sedikit banyak diuntungkan dengan kondisi ini.

Termasuk para pengusaha di sektor kelapa sawit diuntungkan perkasanya Dollar Amerika dari transaksi penjualan ekspor crude palm oil (CPO) maupun produk turunannya seperti bio solar.

"Ya memang ada terasa tambahan dengan tingginnya nilai Dollar sekarang ini," kata Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalsel, Totok Dewanto.

Karena belum maksimalnya industri hilir pengolahan produk turunan CPO di Indonesia, mayoritas produk-produk hasil kelapa sawit menjadi komoditas ekspor.

Hingga dekati penutupan semester pertama Tahun 2018 ini,produksi CPO asal Kalsel mencapai hampir 600 ribu metrik ton.

Dengan kisaran harga antara USD 600 hingga USD 650 per metrik ton, banyak produk CPO Kalsel di ekspor ke Tiongkok, Afrika dan Eropa sebagai pangsa pasar utama. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help