Suku di Papua! Fore Makan Otak Manusia, Korowai Makan Daging Penyihir, Ini Alasannya

Bukan hanya suku Fore di Papua Nugini jadi sorotan karena tradisinya memakan daging manusia atau kanibalisme.

Suku di Papua! Fore Makan Otak Manusia, Korowai Makan Daging Penyihir, Ini Alasannya
Suku di Papua. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bukan hanya suku Fore di Papua Nugini jadi sorotan karena tradisinya memakan daging manusia atau kanibalisme.

Jika suku Fore memakan daging dan otak manusia dari leluhur yang telah meninggal, hal yang sama dilakukan suku Korowai.

Namun bukan leluhur yang dimakan suku Korowai, melainkan penyihir.

Suku Korowai memiliki anggota hingga 3.000 orang.

Mereka tinggal di Papua Barat, Indonesia yang dekat dengan perbatasan Papua Nugini.

Dilansir TribunTravel.com dari laman en.goodtimes.my, Korowai dikatakan sebagai satu kelompok manusia paling terpencil di dunia.

Dipercaya bahwa Korowai tidak menyadari keberadaan orang lain selain diri mereka sendiri sebelum orang luar melakukan kontak dengan mereka pada 1970an.

Suku Korowai diyakini pertama kali ditemukan pada 1974 oleh sekelompok ilmuwan.

Ilmuwan yang tersesat ini tanpa sengaja memasuki wilayah suku Korowai.

Kelompok yang dipimpin oleh antropolog Peter Van Arsdale, ahli geografi Robert Mitton, dan pengembang komunitas Mark Grundhoefer memutuskan untuk mempelajari kehidupan penduduk.

Halaman
123
Penulis: Restudia
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved