Suka Duka Petugas Kamar Mayat RSUD Ulin

Kisah Petugas Kamar Mayat RSUD Ulin, Begini Perasaan Om Uji Saat Kebagian Tugas Bedah Kepala Jenazah

Menjadi petugas Instalasi pemulasaran di RSUD Ulin atau penjaga kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin, tidak sendirian.

Kisah Petugas Kamar Mayat RSUD Ulin, Begini Perasaan Om Uji Saat Kebagian Tugas Bedah Kepala Jenazah
Petugas kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjadi petugas Instalasi pemulasaran di RSUD Ulin atau penjaga kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin, tidak sendirian.

Tarmudji alias Om Uji ditemani bersama tujuh orang lainnya yakni Edi, Adul, Toni, Kawit, Zali, Ridho, Wandi.

Akan tetapi, dalam bidang pekerjaan, Om Uji lah yang mempunyai spesifikasi bedah kepala.

Jadi ketika autopsi, Om Uji lah petugas yang tukang membelah kepala jenazah.

Ternyata dalam spesifikasi terkait bedah kepala itu, tidak main-main juga, sebab berdasar keterangan Om Uji, ke Banjarmasinpost. co.id, Kamis (21/6/2018) menyatakan bahwa dirinya perlu latihan dan pembelajaran khusus tentang bedah kepala tersebut.

"Kurang lebih 3 bulan diberangkat ke Jogya, untuk dimendalami ilmu dan pelatihan untuk penanganan bedah kepala ketika melakukan aotupsi. Jadi tidak sembanarangan menangani bedah kepala ini. Begitu ada autopsi kita ikut dan kita pelajari cara dan ilmunya," kata pria yang disapa Om Uji itum

Sejauh ini diakuinya sudah ada ribuan jenazah yang ditangani sejak 2002.

Belum lagi yang bongkar kubur dan autopsi di tempat. (Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help