Suka Duka Petugas Kamar Mayat RSUD Ulin

Kisah Petugas Kamar Mayat RSUD Ulin: Jahit Sendiri Mayat Dimutilasi Sampai Utuh

Masih ingat dengan tragedi pembunuhan Linda Wati yang mayatnya ditaruh di box kontainer dan dikirim di Musalla Al Musyarofah

Kisah Petugas Kamar Mayat RSUD Ulin: Jahit Sendiri Mayat Dimutilasi Sampai Utuh
Airul Syahrif
Mayat dalam box yang ditemukan di Musala Al Musyarafah, Desa Pemakuan sudah masuk Ruang Pendingin Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, Minggu (10/6/2018) pukul 10.36 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih ingat dengan tragedi pembunuhan Linda Wati yang mayatnya ditaruh di box kontainer dan dikirim di Musalla Al Musyarofah Sungai Tabuk?

Ya, jasad Linda Wati sempat dimasukkan dalam lemari pendingin di Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin.

Jasad tersebut juga sempat dirawat oleh Instalasi pemulasaran jenazah, di Kamar Mayat RDUD Ulin Banjarmasin.

"Ya, sempat kami masukkan dalam lemari pendingin jasad Linda yang geger dimasukkan dalam box, namun kini sudah dipulangkan dan sudah dikubur oleh pihak keluarga," kata satu di antara beberapa petugas kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin, Tarmudji.

Petugas kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin
Petugas kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin ()

Menurut pria yang disapa Om Uji ini, bahwa Lemari pendingin (kulkas) jumlahnya di Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin ada dua.

"Siapapun petugasnya yang pas kena giliran piket, ya harus mengamankan jasad jika warga memerlukan untuk dimasukkan di lemari pendingin (kulkas) khusus jenazah," kata Om Uji.

Menurut Om Uji, dua kotak jasad itu bisa menampung lebih dari lima jasad. Dan hingga kini sudah banyak yang sempat dimasukkan ke dalam lemari pendingin jasad tersebut.

"Sudah banyak tak terhiting dah. Mulai dari kasus pembunuhan dimasukka di box, kasus pembunuhan mutilasi anak punk hingga kasus kasus kecelakaan dan pembunuhan sadis lainnya yang ditangani dan masuk di kamar mayat RSUD Ulin rata-rata yang perlu pendingin lemari kita siapkan, " kata dia.

Kalau misal ada kasus mutilasi atau kecelakaan yang badannnya kemudian terpisah, maka petugas kamar mayat di RSUD Ulin juga kemudian menjahitnya menjadikan potongan jenazah yang utuh.

"Kalau ada keluarga yang meminta dijahit kita jahitkan jasad yang sudah meninggal iti. Kalau potongannya lengkap kita jahitkan," sebut bapak tiga anak tersebut.

Halaman
123
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved