Berita Banjarmasin

Paripurna Dewan Soroti Dana Silpa Capai Rp 242 Miliar

DPRD Kota Banjarmasin menyatakan kekecewaannya karena terjadi silva anggaran atau mengembalikan ke kas negara

Paripurna Dewan Soroti Dana Silpa Capai Rp 242 Miliar
Ibnu Sina 

BANJARMASINPOST.CO.ID - DPRD Kota Banjarmasin menyatakan kekecewaannya karena terjadi silva anggaran atau mengembalikan ke kas negara mencapai Rp242 Miliar pada tahun anggaran 2018 ini.

Dan salah satu pos dari silva terbesar adalah pos pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) Sultan Suriansyah.

"Dengan silva mencapai Rp242 miliar, maka daerah tak mendapatkan pembangunan apa-apa karena uangnya dikembalikan ke kas negara," kata anggota Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Isnaini, usai rapat paripurna APBD 2017, di kantor DPRD setempat, Jumat 22/6/2018).

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans TV Nigeria vs Islandia di Grup D Piala Dunia 2018 Malam Ini

Menurut Isnaini, nah saat yang perlu disalahkan wali kota atau kepala dinasnya. Jika terjadinya silva mencapai Rp242 miliar itu menjadi tanggungjawab dinas, maka dinasnya berarti tak mampu dan kapable.

"Jadi wali kota jangan segan-segan mengganti kepala dinas yang tidak mampu menyerap anggaran," katanya.

Isnaini menyatakan jika dinas-dinas tak berani memakai anggaran, maka perlu menggandeng aparat terkait seperti kepolisian dan kejaksaan serta KPK untuk minta petunjuk bagaimana menggunakan anggaran dengan benar.

"Aparat penegak hukum bisa dijadikan sebagai supervisi. Kalau bahasa Pemko itu hati-hati dalam menggunakana anggaran jelas tidak tepat. Sebenarnya itu ini merupakan ketidakmampuan saja dalam menggunakan anggaran," katanya.

Baca: Jadwal MotoGP Belanda 2018 - Keyakinan Andrea Dovizioso Masih Bisa Membalik Keadaan

Dijelaskannya, dana silva mencapai Rp242 miliar lebih itu sangat besar karena ABPD kota itu Rp 1,6 Triliuan dan dana silva atau yang harus dikembalikan ke kas negara mencapai 1/8 atau 20 persen.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, saat dikonfirmasi di kantor silva menyatakan anggran silva mencapai Rp242 Miliar itu dihasilkan dari efisiensi anggaran. Silva itu ada yang tidak terserap dan ada yang tidak terealisasikan.

"Intinya dana silva itu akan kembali ke kas negara dan akan diusulkan di APBD perubahan 2018 untuk dibahas sehingga anggaran itu bisa dibelanjakan kembali," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help