Berita Tanahbumbu

Pendapatan Asli Daerah dari Wisata Libur Lebaran Tanbu Capai Rp 238 juta

Libur lebaran Hari Raya Idul Fitri telah berlalu. Sejumlah wisata di Tanahbumbu saat ini menjadi favorit wisatawan

Pendapatan Asli Daerah dari Wisata Libur Lebaran Tanbu Capai Rp 238 juta
BANJARMASINPOST.co.id/airul syahrif
Dermaga Pantai Asmara saat liburan Lebaran Idul Fitri 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Libur lebaran Hari Raya Idul Fitri telah berlalu. Sejumlah wisata di Tanahbumbu saat ini menjadi favorit wisatawan adalah Pantai, setelah itu gua liang Bangkai Mentewe.

Retribusi yang diterafkan nilainya Rp 20.000 perorang. Hanya saja, sebagian pengunjung mengaku tarif tersebut cukup mahal. Pasalnya, tidak semua orang mampu dan gagal masuk pantai karena harus mengeluarkan uang yang banyak.

Akibatnya, sebagian warga harus mencari alternatif wisata pantai gratis di wilayah Pagatan seperti Siring Pagatan dan Pantai Pagatan. Sementara di Pantai Rindu Alam desa Betung Kecamatan Kusan Hilir dan Pantai Angsana ada retribusi tersebut.

Warga juga menilai, tarif retribusi tersebut cukup mahal dan tidak sebanding dengan fasilitas yang ada. Sebab itu, warga berharap panitia pelaksana melakukann evaluasi bersama pemerintah daerah.

Baca: Live Trans TV & Trans7 - Berikut Cara Nonton Live Streaming Piala Dunia 2018 Lewat HP

"Harusnya tarif disesuaikan dengan fasilitas. Ini tarifnya Rp 2000 tapi ini belum sesuai. Fasilitas yang ada minim bahkan tempat sampahnya sangat minim sehingga dimana-mana pengunjung membuang sampah dampak tak adanya bak sampah yang cukup," kata Saleh seorang Pengunjung Pantai Rindu Alam.

Menurutnya, fasilitas perlu dibenahi lagi. Masih banyak lokasi yang bisa dimanfaatkan dan bisa menambah jumlah unit kamar mandi dan toiletnya. Sebab, antrian panjang terjadi saat liburan lebaran kemarin.

"Antrian di toilet cukup panjang. Harusnya ini diperbanyak karena pengunjung ribuan tapi WCnya sedikit," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan olahraga dan Pariwisata Tanbu, Nahrul Fajeri saat dihubungi melalui WhatSapp, mengatakan libur lebaran tahun ini cukup menghasilkan. Sebab dari retribusi yang diterapkan larinya ke Pemerintah Daerah dan desa serta panitia.

Baca: Jadwal Live Trans TV Piala Dunia 2018, Jumat (22/6) - Brasil vs Kosta Rika, Nigeria vs Islandia

Dia mengatakan, untuk retribusi Rp 20.000 itu sesuai dengan perda Rp 10.000 di hari tertentu seperti lebaran dan tahun baru. Sementara hasri biasan Rp 5000.

Sementara pada pelaksanaan libur lebaran ini, diterapkan Rp 10.000 untuk Pemda, 2000 untuk desa sesuai dengan Perdesnya, dan Rp 8000 untuk panitia penyelenggara. Dimana untuk kepanitian sendiri meliputi konsumsi panitia, sewa orkes dan biaya operasional lainnya.

"Dari libur lebaran itu, tentunya menjadi Pendapatan asli Daerah (PAD) bidang wisata pantai rindu Alam, Pantai Angsana dan Gua liangbangkai," katanya.

Nahrul juga mengatakan, selama libur lebaran ini PAD dari Pantai Angsana Rp 78.070.000, Pantai Rindu Alam Rp 154.775.000 dan Gua Liang Bangkai Rp 5.431.000.

"Total PAD wisata liburan lebaran sebesar Rp Rp 238.276.000," katanya.

Sementara saat ditanya jumlah masing-masih wisatawan, Nahrul fajeri tak menyebutkannya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help