Fenomena Miras Oplosan

Satnarkoba Tak Bisa Menindak karena Tidak Ada Aturannya

Menanggapi fenomena prilaku buruk ini, Ernawati, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, tidak memungkiri telah terjadi

Satnarkoba Tak Bisa Menindak karena Tidak Ada Aturannya
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Menanggapi fenomena prilaku buruk ini, Ernawati, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, tidak memungkiri telah terjadi penyalahgunaan obat terbatas seperti k***x.

Dia berjanji akan melakukan upaya mengantisipasi dan mengawasi peredaran secara masif obat bebas terbatas di luar standar kebutuhan kesehatan.

Terpisah, AKP Margono, Kasat Narkoba Polres Kotabaru akan melakukan pengawasan terkait penyalahgunaan obat.

Pihaknya akan mengimbau pemilik toko obat, apotek serta warung kecil dalam menjual obat tertentu.

Baca: Zenith Sulit Didapat, Pemabuk Tak Kehilangan Akal, Dua Bahan Ini Dioplos jadi Minuman Memabukkan

Baca: Kuliner Ekstrem dari Afrika Barat ini Tampak Lezat Tapi Lihat Bahannya, Menjijikkan! Lihat Videonya

Baca: Kisah Petugas Kamar Mayat RSUD Ulin: Serem Anak Istri Dihantui, Rumah Tiba-tiba Bau Busuk

"Kami minta agar tidak melayani kalau hanya membeli dua atau tiga sachet," katanya.

Diakui Margono, pihaknya tidak bisa melakukan penindakan karena selain itu obat bebas terbatas, juga tidak ada aturan melakukan penindakan.

Sementara AKP Anton Silalahi, Kasat Sabhara Polres Hulu Sungai Tengah, berujar pihaknya tak bisa melarang pedagang menjual obat tersebut dipasaran.

Pasalnya, secara aturan obat tersebut memang obat bebas yang boleh diperjualbelikan tanpa resep dokter.

"Yang kami lakukan hanya merazia dan menindak sesuai hukum jika terjadi penyalahgunaan oleh pembeli," jelas Anton.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved