Berita Hulu Sungai Tengah

Tim Sergap dan Kodim 1002 Barabai Cek Kualitas Gabah Petani HST Sebelum Disalurkan ke Bulog

Tim Sergap Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI dipimpin Eddy Suntoro bersama Dinas Ketahanan Pangan Kalsel

Tim Sergap dan Kodim 1002 Barabai Cek Kualitas Gabah Petani HST Sebelum Disalurkan ke Bulog
istimewa
Tim Sergap Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, jajaran Kodim 1002 Barabai, serta instansi terkait saat melakukan pengecekan kualitas gabah kering di pabrik penggilingan padi Al Kausar Desa Tabudarat Kecamatan Labuan Amas Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Tim Sergap Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI dipimpin Eddy Suntoro bersama Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Kasub Drive Bulog Barabai , Kepala Dinas Ketahanan Pangan HST serta Kodim 1002 Barabai melaksanakan pengecekan pabrik-pabrik penggilingan padi di HST.

Kegiatan tersebut dalam rangka kesiapan penampungan gabah para petani, sebelum disalurkan ke Bulog.

Pengecekan dilakukan tim Sergap tersebut dalam rangka menyukseskan program Ketahanan Pangan (hanpangan) dimana Bulog diberi peran menyerap hasil panen petani.

Baca: Live Trans TV! Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Kosta Rika di Grup E Piala Dunia 2018, Neymar Siap!

Sedangkan Kodim 1002 Barabai melakukan program pendampingan kepada petani, agar mereka bisa memanajemen hasil panen. Dandim 1002 Barabai, Letkol Inf Nur Rohma Zein melalui Pasi Teritorial Kapten Inf Nurali Jumat (22/6/2018) menjelaskan, kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan 21 Juni 2018 kemarin, di sejumlah desa binaan masing-masing Koramil se-HST.

"Pengecekan ke pabrik untuk mengetahui serapan gabah dari petani sebelum disalurkan ke Bulog, juga mengetahui kualitas gabah, dengan memeriksa kadar air yang sudah ditentukan oleh Bulog yaitu 14 sampai 15 persen kadar airnya,"kata Nurali.

Adapun hasil serapan gabah kemarin, kata Nurali sebanyak 1.500 ton dan langsung dibeli oleh Bulog Sub Drive Barabai dengan harga Rp 4700 sampai 4800 per kilogram gabah kering.

Sebelumnya Kepala Sub Bulog sub Drive Barabai Rahmadi menyatakan, pihaknya menargetkan 3.000 ton gabah dari petani dalam bulan Juli-Agustus 2018 ini. Rahmadi pun mengatakan, siap menerima gabah dari petani di HST.

Sementara, Harpangan, merupakan program pendampingan dari Kodim 1002 Barabai mulai menyiapkan lahan, masa tanam sampai panen hingga selanjutnya menyalurkan atau menjual hasil panen ke Bulog dengan harga standar.

Baca: Tonton Live Streaming Piala Dunia 2018 Lewat HP dengan Cara Melakukan Hal Berikut Ini

Kodim, melaui Koramil-koramil di wilayah HST melakukan pembinaan di masing-masing desa penghasil padi.

Adapun desa penghasil padi di HST, pantauanbanjarmasinpost.co.id, antara lain Aluan, Paya Besar, Pangambau, Pandawan, Labuan Amas Selatan serta desa-desa lainnya yang tersebut di 11 Kecamatan.

Selain menyalurkan hasil panen melalui Bulog, para petani juga menjual langsung ke pedagang pengumpul, dengan harga yang ditetapkan pedagang pengumpul sesuai harga pembeli besar di Banjarmasin. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved