Wisata di Hulu Sungai Tengah

Hebat! Bermodal 6 Perahu Karet, Remaja Desa Natih Ingin Bangun Lapangan Sepak Bola ‎

Kabupaten Hulu Sungai Tengah kini punya tempat wisata baru. Alur sungai Batangalai menjadi destinasi untuk arung sungai.

Hebat! Bermodal 6 Perahu Karet, Remaja Desa Natih Ingin Bangun Lapangan Sepak Bola  ‎
Istimewa
Wisatawan saat menyusuri sungai Natih hingga Pambakulan dengan perahu karet. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kabupaten Hulu Sungai Tengah kini punya tempat wisata baru.

Alur sungai Batangalai menjadi destinasi untuk arung sungai.

Warga, khususnya para remaja, Desa Natih, Kecamatan Batangalai Timur, Hulu Sungai Tengah, mengoperasikan enam perahu karet yang dikendalikan warga setempat.

Remaja yang tergabung dalam karang taruna Itu, siap melayani wisatawan yang ingin menyusuri bagian hulu sungai Batangalai tersebut sambil menikmati pemandangan hijau di sekitar sungai yang merupakan hutanPegunungan Meratus.

Desa Natih diambil dari udara
Desa Natih diambil dari udara (Istimewa)

Bain, salah satu pengelola dari Karang Taruna Desda Natih kepadabanjarmasinpost.co.id menuturkan, wisata menyusuri sungai tersebut mulai dilaksanakan sejak Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah lalu.

"Sejak hari pertama idul fitri sampai Sabtu ini, wisatawan yang menggunakan jasa kami cukup banyak. Diperkirakan sampai Minggu besok masih ramai, karena hari terakhir libur lebaran. Untuk selanjutnya pada hari biasa, kami Operasikan perahu karetnya hanya Sabtu Minggu," tutur Bain.

Disebutkan, wisatawan yang datang berkunjung, tak hanya dari HST, tapi juga dari Tabalong, HSU, Banjarmasin dan daerah lainnya.

Seperti diketahui, kecamatan Batangalai Timur sendiri dikenal kalangan pencinta alam nasional, karena tiap 17 Agustus jadi tempat pelaksanaan pengibaran bendera merah putih di puncak Halau Halau.

Para pengurus Karang Taruna Desa Natih, yang mengelola wisata sungai
Para pengurus Karang Taruna Desa Natih, yang mengelola wisata sungai (Istimewa)

Di luar momen tersebut, banyak pula pencinta wisata petualangan yang berkunjung ke sana, khususnya Desa Natih yang alamnya dikenal indah.

Menurut Bain, enam perahu karet tersebut bantuan dari pemerintah pusat melalui Pemprov Kalsel, yang langsung disalurkan ke kelompok karang taruna di desa tersebut.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved