Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Ketahuan Mencuri Hp Pria Ini Tak Mengaku, Warga Pun Lucuti Pakaiannya

Seorang pria, yang mengaku berasal dari Kota Raden, Amuntai, Hulu Sungai Utara ketahuan memasuki rumah seorang warga Bukat, H Samlan.

Ketahuan Mencuri Hp Pria Ini Tak Mengaku, Warga Pun Lucuti Pakaiannya
Hanani
Tersangka saat di kantor polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga Jalan Brigjen H Hasan Basry, Bukat Barabai, Hulu Sungai Tengah dibuat geram.

Seorang pria, yang mengaku berasal dari Kota Raden, Amuntai, Hulu Sungai Utara ketahuan memasuki rumah seorang warga Bukat, H Samlan.

Saat itu permilik rumah yang bersangkutan keluar rumah untuk membuka toko, yang jarak tokonya beberapa meter dari rumah, Sabtu (23/6/2018) sekitar pukul 08.00 wita.‎

Awalnya, aksi pria yang belum diketahui namanya itu berjalan lancar. Namun, begitu H Samlan dan anaknya Ipul pulang dari membuka toko, menyadari telepon genggamnya yang ditaruh di atas meja ruang tamu tak ada lagi, diapun kebingungan.

Saat bingung mencari telepon genggamnya itulah, Abdul Haris tetangga seberang rumahnya mengatakan, barusan melihat ada orang masuk rumah.

H Samlan dan Haris langsung melihat-lihat, ke jalan dan menemukan seorang pria tak dikenal berjalan tak jauh dari rumahnya.

"Selanjutnya, pria itu dikejar, dan dihampiri anak H Samlan, yaitu Ipul bersama saksi Haris. Keduanya langsung menanyakan hape yang hilang tadi. Namun orang itu tak mengaku. Padahal anak H Samlan membujuk dia jika mengaku tak akan dilaporkan ke polisi. Tapi Pria itu tetap tak mengaku," tutur warga Bukat, Mulyadi mengutif keterangan Ipul.

Geram karena diduga kuat pria itulah yang mengambil telepon genggam H Samlan, atas kesaksian Abdul Haris yang melihatnya masuk rumah H Samlan, warga setempat kemudian melucuti pakaian pria tersebut.

Saat pakaiannya dilucuti satu persatu kata Mulyadi, ternyata benar telepon genggam tersebut dia yang mengambil.

"Pelaku menaruhnya di celana dalam. Selanjutnya pelaku sempat digebuki warga, setelah itu baru diantar ke Pos Polisi Lalu Lintas di dekat gerbang pintu masuk Barabai, atau dekat maskos burung anggang," kata Mulyadi.

Sebelumnya, kecurigaan adanya pencuri masuk rumah Samlan juga terdeteksi dengan adanya bekas telapak kaki di lantai saat Ipul, anak H Samlan datang ke rumah.

Mengenai identitas pelaku, Kasatresrim Polres HST Iptu Shandy, yang dikonfirmasibanjarmasinpost.co.id
mengatakan tak mengetahui nama pelaku, dengan alasan tak dilakukan proses hukum karena korban sendiri enggan membuat laporan.

"Kami sudah menghubungi korban, agar membuat laporan, tapi yang bersangkutan memilih tak menuntut secara hukum, karena barang yang dicuri berhasil diambil dari pencuri. Jadi sudah diselesaikan secara kekeluargaan,"jelas Kasatreskrim.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help