Berita Kotabaru

Pembebasan Lahan di Embung Tirawan dan Perak, Hardani Janjikan Ini

Hujan dengan intensitas sedang dalam beberapa hari ini merata mengguyur wilayah Kotabaru, meningkatkan kewaspadaan.

Pembebasan Lahan di Embung Tirawan dan Perak, Hardani Janjikan Ini
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Petugas PDAM membersihkan sampah kayu dan ranting menyemut di embung Tirawan. Ini kerap dilakukan setiap hujan intensitas sedang dan tinggi menguyur wilayah itu, karena pintu air tidak bisa difungsikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hujan dengan intensitas sedang dalam beberapa hari ini merata mengguyur wilayah Kotabaru, meningkatkan kewaspadaan.

Terlebih terjadi tanah longsor dan banjir dadakan di beberapa ruas jalan dalam kota Kotabaru.

Hujan intensitas sedang masih mengguyur hingga hari ini, pun kembali membuat petugas perusahaan daerah air minum (PDAM) harus berjibaku dengan sampah kayu dan ranting.

Pasalnya, dampak hujan di embung gunung Tirawan, desa Tirawan, Kecamatan Pulaulaut Utara dipenuhi sampah kayu dan ranting di area tampungan stor air tersebut.

Baca: Malaysia Buka Kembali Kasus Pembunuhan Sadis Model Cantik Diduga Libatkan Najib Razak

Sementara itu pembersihan sampah kayu dan ranting yang masuk dalam embung dan mengapung di permukaan air, hanya dilakukan secara manual atau tenaga manusia.

Pintu air tidak bisa difungsikan, karena air permukaan tidak bisa mencapai batas, lantaran debit air tertampung di embung tidak maksimal yaitu 250 ribu kubik.

Menjadi permasalahan pihak PDAM tidak bisa memaksimalkan kapasitas tampung embung.

Sebab akan berdampak pada lahan kebun milik warga yang berbatasan dengan area embung.

Baca: Badan Langsing dan Perut Rata Dewi Perssik Bikin Warganet Iri, ini Ternyata Tips ala Depe

Apabila kapasitas tampung dimaksimalkan, maka akan meluber ke lahan kebun warga seluas lebih kurang dua hektare.

Diketahui hal itu berlangsung cukup lama atau sejak embung gunung Tirawan dioperasikan sekitar awal 2017 lalu.

Halaman
123
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help