Pilkada 2018

Temukan 11 Potensi Kerawanan Pilkada, Kapolda Kalsel Melakukan Tindakan Ini

Pemilihan kepala daerah (pilkada) di empat kabupaten (Tabalong, HSS, dan Tanah Laut) di Kalimantan Selatan, menyimpan 11 potensi kerawanan.

Temukan 11 Potensi Kerawanan Pilkada, Kapolda Kalsel Melakukan Tindakan Ini
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Pemilihan kepala daerah (pilkada) di empat kabupaten (Tabalong, HSS, dan Tanah Laut) di Kalimantan Selatan, menyimpan 11 potensi kerawanan.

Itu sebabnya, Polda Kalsel menerjunkan lebih kurang 620 personel guna mengantisipasi kerawanan.

Sebelas potensi kerawanan itu ditemukan sendiri oleh Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmad Mulyana saat bertemu dengan jajaran komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, di KPU Jalan A Yani km 3 Banjarmasin, Kamis, (21/6) lalu.

Baca: Ulang Tahun Ke-31 Saat Sedang Wajib Militer, Lee Min Ho Banjir Ucapan dan Pujian

Kata kapolda, potensi kerawanan itu, tidak hanya menyangkut kamtibmas, tapi juga rawan karena jarak.

“Tapi keamanan sudah siap. Pada tanggal 25 Juni, aparat keamanan sudah siap di titik-titik lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Baca: Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi yang Terbaik di Level Internasional? Ini Jawabnya

Bahkan, Rachmad yang sebentar lagi menyandang dua bintang di pundaknya itu mengaku akan turun langsung ke lokasi guna memantau berjalannya pilkada.

Rencananya kapolda ikut memantau pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Tanah Laut.

Baca: Wow! Heboh Video Panas Dibintangi Wanita Mirip Aura Kasih, Mbah Mijan: Mirip Sih Tapi?

Disebutkan dia, rata-rata kendala di empat kabupaten (Tabalong, HSU, Tapin dan Tanah Laut) yang menyelenggarakan Pilkada adalah permasalahan jarak-jarak dan faktor demografi yang sulit dijangkau.
Bahkan di Tabalong pendistribusian logistik harus diangkut terlebih dahulu melalui sungai dan jalan kaki.

“Semuanya berjalan lancar dibantu aparat kepolisian dan TNI dalam pengamanan logistik,” jelas Edy Ariansyah, ketua KPU Kalsel.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help