Berita Hulu Sungai Utara

Begini Cara DPPKB HSU Kurangi Angka Pernikahan Dini, Begini Caranya

Yaitu melalui program Generasi Berencana (Genre) yang saat ini kembali dibuka untuk pemilihan duta Genre.

Begini Cara DPPKB HSU Kurangi Angka Pernikahan Dini, Begini Caranya
Istimewa
Pemilihan duta Genre. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Hulu Sungai Utara (HSU) memiliki program untuk mengurangi angka pernikahan dini dengan menggandeng remaja.

Yaitu melalui program Generasi Berencana (Genre) yang saat ini kembali dibuka untuk pemilihan duta Genre.

Duta Genre nantinya akan mengembaan tanggungjawab sebagai pioner remaja dengan tidak menikah di bawah umur serta lebih meningkatkan prestasi.

Baca: Susunan Pemain Inggris Vs Panama Live Trans TV Grup G Piala Dunia 2018, Perjuangan ke 16 Besar!

Salah satu panitia pemilihan duta Genre Luthfia Zulfa mengatakan pendaftaran sudah dibuka sejak 21 Juni dan akan berakhir pada 10 Juli.

Bagi yang ingin mendaftar bisa datang langsung ke Kantor DPPKB pada hari dan jam kerja dengan membawa persyaratan yang ditentukan. Untuk lebih lengkapnya calon peserta juga bisa langsung datang ke DPPKB untuk memperoleh informasi selengkapnya.

Baca: Prediksi Skor Inggris vs Panama Grup G Piala Dunia 2018, Pemilik Kios Ponsel: 3 - 1 untuk Inggris!

"Salah satu syarat utama adalah berusia 17 - 22 tahun, belum menikah dan tidak bebas dari NAPZA, peserta juga diminta membuat materi mengenai Keluarga Berencana yang nantinya akan dipresentasikan," ungkapnya.

Plt Kepala DPPKB Dra Hj Anisah Rasyidah Wahid M.AP mengatakan program Genre masuk pada Bidang Pembangunan Keluarga, dalam bidang ini membantu untuk mencegah terjadinya pernikahan usia dini dengan melakukan penundaan usia pernikahan hingga usia 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi laki laki.

Dengan menikah diusia yang matang maka diharapkan dapat membina keluarga yang sejahtera dan berkaitan dengan menurunnya angka perceraian.

"Untuk pemuda terdapat program Genre serta Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja yang hingga saat ini memperoleh berbagai prestasi," ungkapnya.

Genre dan PIK memiliki peran penting karena sebagai wadah bagi remaja dengan konsep dari remaja untuk remaja. Perencanaan keluarga bagi remaja sangat penting, sosialisasi yang disampaikan oleh remaja seumuran juga terbukti ampuh.

Program Genre juga dapat menghindarkan remaja dari narkoba, seks pranikah dan HIV Aids. Melalui program PIK remaja juga dikenalkan dengan pendidik dan konseling sebaya.

Mengingat banyak remaja yang enggan untuk menceritakan persoalan probadi kepada orang yang lebih tua dan lebih memilih untuk menceritakannya kepada remaja sebaya.

"Kami juga mewadahi para remaja yang ingin menyampaikan persoalan melalui konseling remaja, saat ini sudah terbentuk 80 kelompok Genre dari masyarakat melalui karang taruna dan pelajar," ungkap Anisah. (Nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved