Ekonomi dan Bisnis

Pemasaran Sambal Goreng Telang CiliruZ Sudah Tembus Luar Kalsel

Walau baru satu setengah tahun menjalankan usaha memproduksi sambal goreng telang CiliruZ, Siti Aminah Finandya

Pemasaran Sambal Goreng Telang CiliruZ Sudah Tembus Luar Kalsel
istimewa
Aminah Finandya

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN — Walau baru satu setengah tahun menjalankan usaha memproduksi sambal goreng telang CiliruZ, Siti Aminah Finandya sudah mampu memasarkannya ke luar Kalsel.

Pemasaran sudah sampai ke Pontianak, Makassar, Bali, Surabaya, Bandung, Purwakarta, Subang, Bogor dan Medan.

Pemasaran yang dilakukannya baik secara online maupun offline.

Hanya saja untuk pemasaran offline, diakuinya masih adanya kendala yakni memerlukan fasilitator.

Baca: Argentina Terpuruk di Piala Dunia 2018, Maradona Bela Messi dan Sebut AFA yang Salah

Harga sambal goreng telang CiliruZ Rp 25ribu per botol dengan isi 150 gram.

Beralamat di Jalan Golf Kompleks Wengga IV Blok A2 No. 72 Landasan Ulin Utara, Banjarbaru.

“Maksudnya untuk toko offline perlu fasilitator untuk produknya, seperti tempat-tempat menjual oleh-oleh khas Kalsel, atau juga fasilitator di berbagai pameran untuk mempromosikan dan menampung produk CiliruZ secara offline,” katanya.

Baca: Warga Membludak, Silaturahmi ke Guru Sarkawi yang Kabarnya Menerima Lailatul Qadar

Dijelaskan perempuan yang akrab disapa Ami ini, sambal goreng olahannya untuk USPnya semua bahan dari bumi Kalsel.

Bukan sekedar sambal tapi juga sekaligus ada potongan asli ikan asin telang, praktis dibawa kemana saja dan cocok untuk menambah nikmat makan.

Disebutkannya beberapa bahan andalan seperti cabai, ikan asin telang, bawang, asam, gula, garam.

Resep membikin sambal merupakan turun-temurun dari orangtuanya.

“Nilai jual sambal goreng CiliruZ ini merupakan eksotisme Kalsel terdapat dalam rasanya, tidak hanya mengungkit nostalgia bagi para penikmatnya, tapi juga menggugah hasrat untuk yang ingin mengenal rasa ini,” bebernya.

Baca: Nama Unik Gunakan Istilah Dalam IT, Bambang Kubur Ari-anaknya yang Bernama Microsoft dengan Komputer

Adapun ide awal menjalankan usaha tersebut, waktu masih di luar Kalsel dirinya kesulitan mencari makanan khas rumahan, akhirnya membuat sambal goreng telang yang gampang dibawa kemana-kemana untuk bepergian, atau untuk oleh-oleh, juga rasanya cocok untuk ditambahkan ke makanan seperti nasi, bubur, mie atau bahkan gorengan.

Seiring berjalannya waktu, ternyata banyak yang ingin mencoba dan ketagihan.

Dari situlah akhirnya Ami terpikirkan untuk menjadikannya sebuah usaha rumahan.

Dibantu dua orang karyawan, dirinya bertekat mengangkat dan memperkaya kuliner Kalsel.

Dirinya pun optimistis, sambal juga bisa dijadikan lahan usaha yang menjanjikan, dikarenakan banyak peminatnya dan bahan-bahannya mudah didapat.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved