Berita Kotabaru

Petugas PDAM Evakuasi Kayu Besar, Dampak Lambatnya Pembebasan Lahan Sisa Embung Tirawan

Lambatnya pembebasan sisa lahan embung Gunung Tirawan yang dioperasikan hampir setahun terus menjadi momok

Petugas PDAM Evakuasi Kayu Besar, Dampak Lambatnya Pembebasan Lahan Sisa Embung Tirawan
istimewa
Petugas PDAM Evakuasi Kayu Besar, Dampak Lambatnya Pembebasan Lahan Sisa Embung Tirawan

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Lambatnya pembebasan sisa lahan embung Gunung Tirawan yang dioperasikan hampir setahun terus menjadi momok petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru.

Akibat belum dibebaskannya sisa lahan warga lebih kurang dua hektare, setiap hujan deras mengguyur wilayah Kotabaru membuat repot petugas bertugas di embung tersebut.

Pasalnya, petugas bertugas di embung harus kerja ekstra membersihkan embung oleh sampah ranting dan kayu yang menyemut di dalam embung.

Parahnya selain petugas bertugas di embung, pembersihan kerap kali PDAM menurunkan personel penuh membantu mempercepat pengangkatan sampah ranting dan kayu berukuran besar.

Baca: Jadwal Live Trans TV & Cara Nonton Live Streaming Jepang vs Senegal di Grup H Piala Dunia 2018

Sekadar diketahui proses pembersihan tidak cukup dilakukan satu atau dua jam. Tapi juga tidak jarang dilakukan hingga malam hari, bahkan berhari-hari.

Karena proses pembersihan sampah ranting mengapung di permukaan air hanya bisa dilakukan dengan cara manual atau tenaga tenaga manusia.

Direktur PDAM Noor Ipansyah mengatakan, pembersihan sampah kerap dilakukan setiap hujan deras mengguyur.

Seperti pembersihan dilakukan hari ini, kata Ipansyah, personel diturunkan optimal karena selain pembersihan ranting. Tapi juga harus mengevakuasi pohon kayu berukuran besar.

Hal itu kerap dilakukan lantaran pintu air tidak bisa dioperasikan. Dampak belum dibebaskannya sisa lahan warga yang bersampingan dengan embung.

Baca: Jadwal Live Trans TV & Cara Nonton Live Streaming Inggris vs Panama di Grup G Piala Dunia 2018

"Distribusi ke pelanggan memang tidak terganggu. Tapi banyak menggunakan biaya pemeliharaan," kata Ipansyah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Hardani, sebelumnya mengatakan pembebasan lahan sisa embung gunung tirawan dianggarkan tahun ini.

Menurut Hardani, tidak hanya embung gunung tirawan. Namun juga lahan rencana pembangunan embung gunung perak karena menjadi prioritas pemerintah daerah.  (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help