Berita Banjarmasin

Duduk Bersama Diskusi Soal Demokrasi di Focus Group Discussion

Puluhan peserta dari berbagai lembaga kemasyarakat serta pemerintahan tampak hadir serius berdiskusi

Duduk Bersama Diskusi Soal Demokrasi di Focus Group Discussion
Banjarmasinpost.co.id/Irfani Rahman
Peserta FGD lagi berdiskusi 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Puluhan peserta dari berbagai lembaga kemasyarakat serta pemerintahan tampak hadir serius berdiskusi pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (25/6).

Diskusi sendiri membahas beberapa hal tentang pemberitaan berkenaan dengan demokrasi baik dari sumber koran dan juga dokumen resmi terkait.

Masing-masing peserta memberikan tanggapan mereka terhadap kasus yang ada. Terlihat hadir antara lain Sekda Kalsel Drs Abdul Haris Makkie , Kepala Kesbangpol Taufik Sugiono, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel Nurholis Madjid, dan perwakilan Banjarmasin Post Drs Irhamsyah Sapari, serta Kepala BPS Provinsi Kalsel Diah Utami.

Baca: Jadwal Live Trans7 & Cara Nonton Live Streaming Arab Saudi vs Mesir di Grup A Piala Dunia 2018

Seketaris Daerah Provinsi Kalsel Drs Abdul Haris Makkie berharap dengan Focus Group Discussion (FGD) ini kita bisa nantinya dapatkan point-point yang dapoat meningkatkan indeks demokrasi di Kalsel.
" Artinya kita dari sini bisa mengevaluasi, apa saja yang nenjadi kelemahan kita , apa nilai kurang sehingga itulah yang akan kita tingkatkan," paparnya.

Lebih jauh Harris mengungkapkan pihaknya tak hanya ingin mengejar angka sesuai dengan target tetapi lebih subtansinya pada aplikasi bagaimana penerapan demokrasi di Kalsel.

Kepala BPS Kalsel Diah Utami mengungkapan FGD ini rutin dikakukan sejak 2009 yang mana pihaknya diminta untuk melakukan kegiatan ini.

Baca: Jadwal Live Trans TV & Cara Nonton Live Streaming Uruguay vs Rusia di Grup A Piala Dunia 2018

"Kita justru ingin memotret indeks demokrasi ini dari lapangan , kita mengundang beberapa khusunya teman, DPRD, partai politik, untuk hadir memberikan 'klarifikasi ' konfirmasi' terkait dengan beberapa hal," tuturnya.

Menurutnya selama ini pihaknya memperoleh telah dari koran kemudian dikonfirmasi ke pihak-pihak terkait dimana peserta yang hadir mewakili bisa berikan hal yang nyata atau riil di lapangan seperti situasinya bagaimana.(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help