Bencana Puting Beliung

Tak Ada Biaya Memperbaiki, Su'ding Terpaksa Tinggal Dalam Rumah yang Bolong

Su'ding, warga RT 09, Desa Tengah, sangat berharap adanya bantuan atap dan kayu balok dari pemerintah daerah.

Tak Ada Biaya Memperbaiki, Su'ding Terpaksa Tinggal Dalam Rumah yang Bolong
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Su'ding, warga RT 09, Desa Tengah, sangat berharap adanya bantuan atap dan kayu balok dari pemerintah daerah.

Pascakejadian hingga sekarang, Su’ding mengaku belum bisa memperbaiki rumahnya yang rusak.

Dia mengaku tidak memiliki uang untuk membeli material bangunan.

Baca: Pinjam Material Tak Terpakai dari Tetangga

Su'ding terpaksa tinggal di rumahnya dalam kondisi seadanya.

Dia terpaksa mengumpulkan uang agar bisa membeli material seperti seng atau kayu balok.

Baca: Ajaib, Minyak Kelapa yang Dibuat di Piring Malawen Kuno Milik H Yamani Ini Bisa Sembuhkan Luka

Pascakejadian amuk puting beliung berapa waktu lalu, atap di ruang tengah rumahnya masih bolong.

"Saya berharap ada bantuan pemerintah daerah," harap Su'ding dikutip dari Muhammad Hamdi yang juga menjadi korban puting beliung.

Tak jauh berbeda dialami Ullu, warga RT 08, desa Tengah.

Baca: Perjalanan Karier Hari Moekti dari Seorang Rocker Papan Atas Tiba-tiba Hijrah Menjadi Dai

Pascakejadian puting beliung, rumahnya rusak berat dan hingga kini masih belum diperbaiki.

Dia membiarkan rumahnya dalam kondisi rusak, karena memang tidak memiliki biaya untuk membeli material bangunan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved