Yayasan Adaro Bangun Negeri

SMPN 6 Tanjung Punya Cara Khusus Jauhkan Siswa dari Narkoba

AKHIR-akhir ini masalah kenakalan remaja semakin dirasa meresahkan masyarakat, tak hanya di perkotaan

SMPN 6 Tanjung Punya Cara Khusus Jauhkan Siswa dari Narkoba
istimewa/yabn
Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dan Tim Pusat Studi TB dan HIV Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran 

“Diusia remaja masalah yang kerap kami temui di kalangan siswa-siswi adalah tergolong masalah asmara, tidak sedikit yang bercerita mengenai bagaimana ia menyukai lawan jenisnya disekolah dan adapula pertanyaan-pertanyaan mengenai akibat dari obat-obatan terlarang yang beredar dimasyarakat,' ungkap Sugiarti.

Rata-rata permasalahan yang dihadapi oleh remaja disekolahnya tergolong sederhana, namun dengan demikian tidak dapat dianggap remeh karena dengan penanganan yang salah, remaja malah dapat menyimpang dan berujung pada kenakalan remaja dan berujung pada penggunaan obat-obatan terlarang.

"Kita dapat mulai dengan mendengarkan permasalahan para siswa, dengan demikian kita dapat memberikan arahan dan membantu menyelesaikan permasalahan yang tengah dihadapi oleh kalangan remaja, dengan demikian kita dapat mengurangi perilaku menyimpang di kalangan remaja terutama disekolahan," tambah Sugiarti.

Selain menjalin keakraban yang kuat antara satu sama lain, program KREATIF yang dijalankan juga menerapkan sejumlah permainan yang menyenangkan dalam pembelajarannya.

“Permainan sederhana semacam monopoli dan ular tangga dipadukan dengan pendidikan anti narkoba selalu menjadi selingan yang selalu dapat membuat siswa tertawa riang," ungkap Sugiarti.

Sebelum ini Sugiarti sempat mendapat pelatihan sebagai guru pendamping program KREATIF pada tahun pertama sekolahnya bergabung.

Bersama Noediansyah dan Ida Apriani dari SMPN 6 Tanjung, mereka mendapat pelatihan dari Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dan Tim Pusat Studi TB dan HIV Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran bagaimana metode pelaksanaan program dalam menghadapi sejumlah permasalahan yang dihadapi remaja disekolah.

Setahun terakhir program KREATIF telah menjangkau 1.047 orang sebagai penerima manfaatnya, meliputi 10 sekolah sasaran salah satunya adalah sekolahan tempat Sugiarti mengajar, Program-program ini akan terus dilanjutkan pada tahun berikutnya dan akan menjangkau lebih banyak sekolah lagi yang diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan Narkoba dan infeksi baru HIV/AIDS di Kabupaten Tabalong dan Balangan. (*/aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help