Ekonomi dan Bisnis

200 Lebih Kerudung Sasirangan Produksi Ibu Ini Ludes Terjual

Libur panjang lebaran 2018 benar-benar membawa berkah bagi para pedagang di Kota Banjarmasin, khususnya pedagang

200 Lebih Kerudung Sasirangan Produksi Ibu Ini Ludes Terjual
Banjarmasinpost.co.id/Fajar SW
Nita, Owner Katuju Sasirangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Libur panjang lebaran 2018 benar-benar membawa berkah bagi para pedagang di Kota Banjarmasin, khususnya pedagang pernak pernik cendramata khas Kalimantan Selatan.

Bertempat di Jalan Seberang Mesjid, Banjarmasin. Lokasi yang menjual berbagai pernak pernik Sasirangan ciri khas Kalimantan Selatan ada di Kampoeng BNI Sasirangan Banjarmasin atau sering disingkat Kampung Sasirangan.

Nita, Pemilik usaha Katuju Sasirangan ini mengaku tidak menyangka kerudung hasil olahan tangannya sudah terjual habis.

Baca: Live Trans TV! Cara Nonton Live Streaming Korea Selatan vs Jerman di Grup F Piala Dunia 2018

"Sebelum lebaran saya mengolah Kerudung sebanyak 200 pieces, dan untuk saat ini sudah habis terjual," ujarnya, Rabu (27/6/2018).

Dirinya menambahkan akan memproduksi secara banyak lagi olahan tangannya itu.

"Ya semoga saja, minat masyarakat masih sama seperti kemarin," harapnya.

Berbagai macam jenis kerudung sasirangan olahannya dijual di sini, seperti kerudung jenis Paris, Saudia, Syar'i, Pashmina dan yang terbaru jenis Dobi.

Baca: Live Trans7! Cara Nonton Live Streaming Meksiko vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2018

"Untuk harga Kerudung Sasirangan bervariasi, Paris Rp. 35 ribu, Saudi Rp. 50 ribu, Syar'i Rp. 100 ribu Pashmina Rp. 120 ribu dan yang terbaru jenis Dobi Rp. 65 ribu," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan alasan mengapa kerudung olahannya paling banyak diminati para pelanggan.

"Ya mungkin, karena harganya yang relatif murah, Unik, dan mungkin mereka lebih menyukai bahan jadi," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Fajar Sauma Wardana)

Penulis: Fajar SW
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help