Kriminalitas HSS

Ngeri, Tinggal Serumah, Kakak dan Adik Kandung Duel Berdarah, Begini Kondisi Korban

Perkelahian berdarah terjadi di Gang Baburahman Kelurahan Kandangan Kota Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)

Ngeri, Tinggal Serumah, Kakak dan Adik Kandung Duel Berdarah, Begini Kondisi Korban
net
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Perkelahian berdarah terjadi di Gang Baburahman Kelurahan Kandangan Kota Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa, (26/6) sekitar pukul 19.00 WITA.

Duel berdarah ini melibatkan dua pemuda yang diketahui masih bersaudara kandung.

Korban atas nama Guntur (22) sementara pelaku merupakan adiknya dengan inisial RF (16).

Keduanya diketahui sama-sama tinggal di satu rumah di Gang Baburahman Kelurahan Kandangan Kota.

Keduanya terlibat perkelahian dengan menggunakan senjata tajam.

Baca: Jika Menangi Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Peluk Perempuan Cantik Berhijab Ini 20 Detik

Akibat duel dengan senjata tajam itu, Guntur harus mengalami luka serius akibat terkena senjata tajam.

Luka dialami korban di tangan kiri nyaris putus.

Darah mengucur deras dan korban dilarikan ke RS Hasan Basri Kandangan.

Sementara pelaku yang tidak lain merupakan adik korban melarikan diri

Baca: Jadwal LIVE Hasil Hitung Cepat (Quick Count) Pilkada 2018 Jatim, Jabar, Jateng di TV One & Kompas TV

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko melalui Kapolsek Kandangan IPTU Yahya membenarkan dengan peristiwa perkelahian di wilayah Kandangan.

"Korban dilarikan ke RS Hasan Basry karena mengalami luka senjata tajam. Antara korban dan pelaku merupakan saudara," katanya, Rabu, (27/6).

Kondisi korban dikatakannya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca: Pilkada Serentak 2018: Usai Nyoblos, Ini Doa dan Pesan Ridwan Kamil untuk Para Pemilih yang Jomblo

Sementara pelaku melarikan diri usai melukai korban dan sampai saat ini masih dilakukan pengejaran oleh pihak berwajib.

Terkait dengan motif dan masalah antara korban dan pelaku masih belum diketahui pastinya.

Pihaknya masih fokus melakukan pengejaran pelaku.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help