Berita Tanahbumbu

PPDB di SMKN 2 Simpangempat utamakan anak Yatim

Mereka memprioritaskan anak yatim da piatu untuk masuk di sekolahnya yang tiap tahun langganan 10 besar hasil UN se Kalsel.

PPDB di SMKN 2 Simpangempat utamakan anak Yatim
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Siswa-siswi SMKN 2 Simpangempat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Penerimaan Penetapan Peserta Didik Baru (PPDB) SMKN 2 Simpengempat Tanahbumbu telah dibuka. Sekolah itu mengutamakan pendaftar dari kalangan anak yatim dan piatu.

Mereka memprioritaskan anak yatim da piatu untuk masuk di sekolahnya yang tiap tahun langganan 10 besar hasil UN se Kalsel. Pasalnya, sekolah telah memprioritaskan anak yatim dan piatu untuk bersekolah di tempat yang dipimpin Ribut Giyono tersebut.

Setidaknya ada sekitar 38 siswa anak yatim dan piatu yang diterima di sekolah ini tanpa tes. Mereka diterima melalui jalur khusus dan program pihak sekolah SMKN 2 Simpangempat Tanbu.

"Tahun ini ada beberapa kategori penerimaan jalur khusus tanpa adanya tes kepada calon pendaftar khususnya anak yatim dan prestasi akademi dan bina lingkungan," kata Kepala SMKN 2 Simpangempat Ribut Giyono, Rabu (27/6/18).

Baca: Sejarah Baru! Hasil Quick Count Pilkada Makassar, Calon Tunggal Kalah dari Kotak Kosong

Baca: Live Trans TV! Serbia vs Brazil di Grup E Piala Dunia 2018 Malam Ini, Laga Penentu Neymar cs

Dia menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya menghapus tes dan jalur prestasi akademi. Sebab, program yang saat ini diterapkan yaitu mengutamakan anak yatim, cacat, SLB, anak putus sekolah, wilayah 3T, Bina lingkungan dan prestasi non akademi di antaranya olahraga, seni dan sebagainya.

Selain itu, PPDB Jalur Khusus wilayah terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) dan Repatriasi kembali menerima 6 siswa tahun ajaran 2018/2019. Dari 6 siswa tersebut, ada dua warga lokal Kabupaten Tanahbumbu yang dikategorikan 3T berasal dari SMPN 2 Kusan Hulu dan SMPN 1 Mantewe. Sementara empat orang lainnya merupakan anak TKI dari Sabah Malaysia lulusan SIKK.

Ribut Giyono juga mengatakan, sekolah yang terdiri dari 5 jurusan itu yaitu Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, Akuntansi dan Keungan Lembaga, Farmasi klinis dan Komunitas serta jurusan Analisis Keperawatan dan Seni Musik Populer. Total yang diterima tahun ini sebanyak 324 siswa.

Baca: Jadwal LIVE Hasil Hitung Cepat (Quick Count) Pilkada 2018 Jatim, Jabar, Jateng di TV One & Kompas TV

"Setiap tahun kami mengurangi kuota PPDB dikarenakan rasio jumlah rombongan belajar dan jumlah kelas tidak seimbang. Rombongan belajar 39, sementara ruang kelasnya hanya ada 25 kelas, jadi kami masih kekurangan 14 kelas," katanya.

Sebab sampai saat ini, belum ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten dan Provinsi. Sementara pertumbuhan pendaftar terus bertambah tiap tahunnya. Akibatnya, jajarannya mengurangi kuota untuk menyesuaikan kondisi sekolah atau ruang kelasnya.

"Ada bantuan dari pusat sejak 2005 - 2018 rata-rata dua kelas per tahun namun tetap tidak mampu mengeraj pertumbuhan rombongan belajar yang terus membengkak," katanya.

Untuk mengetahui hasil pengumuman, bisa diakses http//smkn2simpangempat.sch.id/ppdb-reguler. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help