Berita Banjarmasin

Wali Kota: Jembatan Penyeberangan Orang Sudah Sampai Peringatan III

Wali Kota Banjarmasin, akhirnya angkat bicara soal jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mitra Plaza

Wali Kota: Jembatan Penyeberangan Orang Sudah Sampai Peringatan III
Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho
JEMBATAN penyeberangan orang (JPO) dan bando iklan di depan Mitra Plaza Jl Pangeran Antasari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Wali Kota Banjarmasin, akhirnya angkat bicara soal jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mitra Plaza beserta bando iklan di depan Pangeran Antasari ini sudah dibongkar karena JPO milik pihak ketiga itu habis masa izinnya.

"Iya setahu saya, JPO itu sudah mendapatkan surat peringatan III. Dan kewenangan pembongkaran JPO itu ada pada Satpol PP Kota Banjarmasin," tegas Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, Rabu (27/6/2018).

Sebelumnya, sesuai surat perintah Wali Kota Banjarmasin, seharusnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mitra Plaza beserta bando iklan di depan Pangeran Antasari ini sudah dibongkar karena JPO milik pihak ketiga itu habis masa izinnya.

Namun, hingga saat ini JPO dan bando iklan ini masih masih berdiri kokoh. Sekretaris Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin, Joko Pitoyo, kembali menegaskan izin JPO Mitra Plaza termasuk bando reklamenya sudah habis izinnya dan PUPR sudah beberapa kali memberikan surat peringatan ke pihak advertising.

Baca: Hasil Quick Count Pilkada Tabalong, H Anang Syakhfiani - H Mawardi Kembali Unggul Sementara

"Posisi eksekusi pembongkatan JPO itu ada di Satpol PP, bukan di Dinas PUPR," katanya.

Joko menambahkan JPO itu milik ketiga dan masa berlaku izinya sudah habis. Bahkan surat pembongkaran itu malah keluar dari Wali Kota Banjarmasin.
Pihaknya juga bingung kenapa JPO Mitra Plaza dan bando iklannya masih berdiri.

Kalau ada sampai ada reklame yang terpasang lagi di JPO itu, silahkan konfirmasi ke bagian reklame Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin.

Baca: Komentar Bambang Alamsyah Setelah Dinyatakan Kalah di Pilkada Tanah Laut versi Quick Count

"Dinas PUPR sudah tak lagi menangani perizinan reklame. Setahu saya JPO dan bando iklannya itu satu paket dan harus segera dibongkar," katanya.

Kepala Dinas DPMPTSP) Kota Banjarmasin, berjanji akan segera berkoodinasi dengan Satpol PP soal pembongkaran JPO dan bando iklan di depan Mitra Plaza. Sebab, target pembongkaran ini secepatnya.

"Kalau sempat terpasang reklame di bando iklan JPO itu jelas tak berizin. Sebab, masa berlaku JPO dan bando iklan itu sudah habis," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugriho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved