Berita Kotabaru

Dinas Cipta Karya Berharap Bantuan Warga Soal Penanganan Banjir di Veteran Kotabaru

Genangan air kerap menggenangi badan jalan di kawasan jalan Veteran (Pal 1) saat hujan deras mengguyur

Dinas Cipta Karya Berharap Bantuan Warga Soal Penanganan Banjir di Veteran Kotabaru
istimewa
Banjir di kawasan jalan Veteran, Kecamatan Pulaulaut Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Genangan air kerap menggenangi badan jalan di kawasan jalan Veteran (Pal 1) saat hujan deras mengguyur terus menjadi persoalan. Banjir insidentil itu sudah berlangsung lama, namun hingga sekarang belum ada solusi pemerintah daerah.

Belum adanya solusi dari pemerintah daerah mengatasi banjir di kawasan Veteran, karena saluran drainase tidak berfungsi maksimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang Kotabaru Riza Ahyani mengakui, tidak berfungsi maksimal drainase di kawasan Veteran tidak terlepas masih kurangnya kesadaran warga.

"Sementara dibiarkan saja dulu supaya masyarakat sadar, perlunya aliran air/sungai dan jangan membangun di muara gorong-gorong," kata Riza kepada banjarmasinpost.co.id, Kamis (28/6/2018).

Baca: Live Trans TV! Live Streaming Jepang vs Polandia di Piala Dunia 2018 Bisa Ditonton dengan Cara Ini

Ia menilai kesemrawutan bangunan salah satu penyebab kawasan itu menjadi langganan banjir, sehingga perlu dilakukan penataan.

Selain itu, kata Riza, ia sudah memerintahkan para kepala bidang di instansinya untuk merumuskan kebijakan sarat-sarat izin mendirikan bangunan (IMB). Seperti kewajiban membuat atau merencanakan pembuangan limbah keluarga.

Masih menurut Riza, sebagaimana pernah direncanakan untuk penanganan banjir jalan Agusalim gang Fajar dan Veteran, master plan sudah ada.

Baca: Live Trans7! Live Streaming Senegal vs Kolombia di Piala Dunia 2018 Bisa Ditonton dengan Cara Ini

"Karena dananya besar sehingga baru Agusalim yang sudah dilaksanakan dengan dana provinsi," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya masih mencari alternatif penanganan banjir di Veteran. Dengan cara disedot lalu dialirkan ke jalan Suryawangsa.

"Penyedotan pas ada genangan saja. Inikan alternatif jangka pendek. Karena kalau sumbatan sudah dibersihkan beberapa kali dengan teman-teman pemadam, artinya jika debit normal sehari-hari daerah itu relatif aman," tandasnya. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help