Pilkada Serentak 2018

Panwaslu Hentikan Penyidikan Dugaan Politik Uang di Banyuirang Batibati, Ini Alasannya

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanahlaut menghentikan penyidikan kasus dugaan politik uang

Panwaslu Hentikan Penyidikan Dugaan Politik Uang di Banyuirang Batibati, Ini Alasannya
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
Ketua Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Marsudi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanahlaut menghentikan penyidikan kasus dugaan politik uang di Desa Banyuirang, Kecamatan Batibati.

Itu terungkap dalam surat pemberitahuan tentang status laporan dan temuan kasus tindak pidana pemilu yang diproses Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Kamis (28/6/2018).

Alasan dihentikan proses penyidikan atas pengaduan Muhammad Basir, terhadap terlapor 1, Tri Sulistiyadi dan Sukamta, terlapor 2, karena sesuai kajian Panwaslu, tidak memenuhi unsur pasal 187 A Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Ketua Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Marsudi dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, membenarkan status kasus itu dihentikan pihaknya melakukan penelitian dan pemeriksaan tidak menemukan unsur melanggar hukum.

Baca: Live Trans TV! Live Streaming Belgia vs Inggris di Piala Dunia 2018 Bisa Ditonton dengan Cara Ini

Sebelumnya, Panwaslu Kabupaten Tanahlaut meminta keterangan saksi pelapor, saksi fakta, terlapor dan saksi ahli dari Universitas Lambung Mangkurat dan Komisioner KPU Kabupaten Tanahlaut.

Marsudi mengaku untuk kasus netralitas ASN dengan terlapor MS di Kecamatan Kurau, statusnya diteruskan ke Komisi ASN dan sanksinya peringatan sedang.

Pasca tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut di tingkat TPS, Marsudi mengaku tidak ditemukan kasus pelanggaran tindak pidana pemilu maupun administrasi. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved