Pilkada Serentak 2018

PDIP Cuma Menang di 4 Provinsi, Tapi Hasto Bilang PDIP Kuasai 60 Persen Pilkada 2018

Di Pilgub Jawa Barat duet cagub TB Hasanuddin-Anton Charliyan hanya menempati posisi buncit

PDIP Cuma Menang di 4 Provinsi, Tapi Hasto Bilang PDIP Kuasai 60 Persen Pilkada 2018
tribunnews.com
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto menghadiri acara pengumuman hasil verifikasi dan penetapan partai politik peserta pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (17/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hasil hitung cepat atau Quick Count pilkada sudah selesai dihitung. Dari hasil tersebut ada lima kandidat yang diusung dan didukung oleh PDI Perjuangan yang kalah.

Di Pilgub Jawa Barat duet cagub TB Hasanuddin-Anton Charliyan hanya menempati posisi buncit di beberapa penghitungan lembaga survei. Begitu pula di Sumatera Utara, duet Djarot-Sihar Sitorus juga keok.

Bergeser ke Jawa Timur Gus Ipul-Puti juga kalah dari Khofifah-Emil Dardak versi hitung cepat. Begitu juga di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca: Hasil Quick Count Pilkada Jateng Final Versi Litbang Kompas, SMRC, LSI Tetap Ganjar-Taj Yasin

Baca: Hasil Final Quick Count Pilkada Jabar 5 Lembaga Survei: Ridwan Kamil-UU Pemenang

Baca: Head to Head & Prediksi Skor Jepang vs Polandia Grup H Piala Dunia 2018 Live TransTV

PDI Perjuangan hanya menang di pilgub Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Bali serta Maluku. Menanggapi hal tersebut Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan hasil yang sudah diraih partainya tidak mengecewakan karena ada sejumlah daerah yang calon usungan PDI Perjuangan meraih kemenangan versi quick count.

Dia juga mencontohkan adanya calon usungan PDI Perjuangan yang meraih hasil cukup baik meski sedang menghadapi masalah hukum.

"Ini tidak mengecewakan ada yang kalah, ada yang menang. Di Jateng, Bali, Sulsel, calon yang diusung oleh PDI Perjuangan menang. Contohnya, apa yang terjadi di NTT, meskipun calon yang diusung oleh PDIP Marianus Sae dan Emi Nomleni kalau, berada di urutan 2. Namun hasil ini tidak buruk untuk partai, karena dengan kejadian OTT terhadap cagub Marianus, Emi yang adalah kader partai, harus fight sendiri didukung oleh kader struktur, tokoh. Hasilnya tidak buruk," ujar Andreas.

Baca: Barito Putera Boyong Beberapa Pemain Inti Jelang Lawan Kotabaru FC di Piala Indonesia 2018

Gerindra-PKS Keok

Hal serupa juga dialami partai Gerindra dan PKS. Di beberapa hitung cepat, jagoan-jagoan dua parpol tersebut banyak bertumbangan. Gerindra dan PKS mengusung calon gubernur-calon wakil gubernur yang sama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Hasilnya, tiga pasangan cagub usungan Gerindra-PKS sama sekali tak meraih kemenangan.

Untuk Jawa Barat, Gerindra dan PKS mengusung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Pasangan nomor urut tiga di Pilgub Jawa Barat 2018 itu menempati urutan kedua di bawah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Di Jawa Timur, Gerindra dan PKS ikut mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Soekarnoputri. Pasangan itu kalah dari Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help