Berita Banjarmasin

UMB Kerjasama Bapas Banjarmasin Bekali Mental Warga Binaan

"Warga binaan dibekali secara spiritual. Dan kami akan menerapkan karakter Islam berkemajuan"

UMB Kerjasama Bapas Banjarmasin Bekali Mental Warga Binaan
salmah
Bertempat di Aula Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin dilakukan Penandatanganan MoU Bapas Kelas I Banjarmasin dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalsel dan Yayasan Griya Pemberdayaan Banjarbaru, Kamis (27/06). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bertempat di Aula Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin dilakukan Penandatanganan MoU Bapas Kelas I Banjarmasin dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalsel dan Yayasan Griya Pemberdayaan Banjarbaru, Kamis (27/06).

Hj Musyfianti Chalida SST MPd, Wakil Rektor III Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan UMB, menyatakan, salah satu yang diujudkan dari MoU ini adalah menjadikan warga binaan terbekali mentalnya.

"Warga binaan dibekali secara spiritual. Dan kami akan menerapkan karakter Islam berkemajuan," jelasnya.

Aziza Fitria MPsi Psikolog, Dekan Fakultas Psikolog UMB, menambahkan, sebelumnya telah beberapa kali diskusi dengan tim Bapas, tim psikologi Bapas dan kepala Bapas kelas 1 dan didapatkan unformasi kebutuhan penangangan kilen anak dan dewasa yang akan dipersiapkan keluar.

"Kami juga bekerjasama dengan pegawai Bapas kelas 1 karena mereka juga butuh pengayaan atau refreshing dan sharing dalam mendampingi klien," tukasnya.

Kepala Bapas Kelas I Banjarmasin, Bagus Kurniawan menyampaikan, tujuan nota kesepahaman UMB dalam rangka peningkatan kemampuan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) untuk menunjang pelaksanaan.

"Meliputi penelitian, pendampingan, pembimbingan kepribadian, kemandirian, pembimbingan kelompok dan pengawasan terhadap klien Bapas sedangkan dengan BLK dalam rangka Pembimbingan pelatihan kerja kepada para Klien Pemasyarakatan agar mendapatkan kesempatan setelah menjalani masa pidana," jelasnya.

Dengan Yayasan Griya Pemberdayaan kerjasama dalam hal rehabilitasi sosial terhadap klien pemasyarakatan khususnya yang berkaitan dengan permasalahan penyalahgunaan narkoba bagi narapidana dan klien pemasyarakatan.

Kepala Kanwil, Ferdinand Siagian menyampaikan, kegiatan ini sangat penting karena ke depannya para Pembimbing Kemasyarakatan akan berperan dalam melakukan pendampingan, pembimbingan.

"Sebagaimana undang-undang yang baru nanti akan mempriotaskan pembinaan atau rehabilitasi sehingga para pengguna atau korban narkoba tidak masuk penjara namun hanya dilakukan pengobatan dan rehabilitasi untuk itu perlu peningkatan kemampuan pembimbing kemasyarakatan melalui kerjasama ini," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved